Suara.com - Bingung mencari investasi apa yang sesuai dengan budget? Sukuk ST 012 bisa dilirik. Bahkan jika kamu membelinya via aplikasi BRImo, bank pelat merah itu memberikan cashback dengan nilai bervariasi, mulai Rp100.000 hingga Rp3 juta tergantung dari jumlah pembelian. Promo cashback ini bisa kamu nikmati hingga 29 Mei 2024 mendatang.
Sebagai informasi, Sukuk Tabungan adalah salah satu jenis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN Ritel) yang merupakan tabungan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana domestik yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Ketentuannya ST012T2 dengan kupon 6,40% per annum (per tahun) dan ST012T4 dengan kupon 6,55% per annum floating with floor. Floating with floor adalah kupon mengambang yang mengacu pada tingkat suku bunga acuan. Dalam investasi surat berharga negara (SBN), istilah mengambang ini berarti besar imbal hasil kupon mengacu pada suku bunga Bank Indonesia atau 7 Day Reverse Repo Rate (7DRRR).
Sukuk Tabungan seri ST012T2 dan ST012T4 adalah seri terbaru yang ditetapkan oleh pemerintah dan mulai dibuka penawarannya pada 26 April – 29 Mei 2024. Mempunyai karakteristik yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi memiliki fasilitas Early Redemption, yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo. Keunggulan ST012-T2 dan ST012-T4.
1. SBSN Ritel memiliki kredibilitas tinggi karena kupon dan pokok dijamin oleh Undang-Undang.
2. Tingkat imbal hasil menarik. Kupon bersifat floating with floor, mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, dan dibayarkan tiap bulan. Besaran kupon di atas rata-rata tingkat suku bunga deposito perbankan.
3. Mudah diakses. Pembelian dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption) dilakukan melalui sistem elektronik (online) untuk ST.
4. Terjangkau karena minimum pembelian Rp1juta, kelipatan Rp1juta.
5. Turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan I 2024: Ekspansi Bisnis UMKM Masih Melambat, Namun Tetap Prospektif
Risiko ST012-T2 dan ST012-T4
Risiko Gagal Bayar (Default Risk)
Risiko apabila investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo kupon dan pokok. ST012-T2 dan ST012-T4 tidak memiliki risiko gagal bayar mengingat berdasarkan Undang-Undang SBSN bahwa negara menjamin pembayaran kupon dan pokok Surat Utang Negara, termasuk ST012-T2 dan ST012-T4 sampai dengan jatuh tempo, yang dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
Risiko Likuiditas (Liquidity Risk)
Risiko apabila investor tidak dapat melikuidasi produk investasi dalam waktu yang cepat pada harga yang wajar. ST012-T2 dan ST012-T4 memiliki risiko likuiditas karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor diharapkan melakukan diversikasi untuk mengurangi risiko ini.
Namun ST012-T2 memiliki fitur early redemption setelah 1 (satu) tahun kepemilikan, sedangkan ST012-T4 memiliki fitur early redemption setelah 2 (dua) tahun kepemilikan. Adapun jumlah maksimum yang dapat dilakukan early redemption adalah sebesar maksimum 50% dari total kepemilikan.
Risiko Tingkat Bunga (Market Risk)
Risiko yang terjadi apabila terjadi perubahan tingkat bunga di pasar, yang menyebabkan potensi kerugian bagi investor. ST012-T2 dan ST012-T4 tidak memiliki risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah seiring dengan perubahan tingkat bunga di pasar dan tingkat kupon ST012-T2 dan ST012-T4 mengikuti tingkat bunga BI 7-Days Reverse Repo Rate dengan jaminan tingkat kupon minimal (floor) sampai jatuh tempo.
Ketentuan Pemesanan ST012-T2 dan ST012-T4
WNI
Individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Berita Terkait
-
Ungguli Mobile Banking Lain, BRI Raih 2 Penghargaan untuk BRImo dan Sabrina
-
Nikmati Kopi Aguna Favoritmu dengan Diskon 50 Persen dari BRI!
-
Saham BBRI Terlalu Murah untuk Dilewatkan, Saatnya Beli?
-
Promo Belanja di Shopee Pakai BRI Virtual Debit, Tanpa Minimal Transaksi!
-
Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan I 2024: Ekspansi Bisnis UMKM Masih Melambat, Namun Tetap Prospektif
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian