Suara.com - Direktur Operasional BRI Life, Yosie William Iroth, menegaskan bahwa perusahaan yang unggul adalah yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memanfaatkan peluang yang ada, serta terus melakukan inovasi pada produknya untuk mencapai kepuasan dan loyalitas pelanggan.
"BRI Life menyadari bahwa loyalitas pelanggan adalah kunci sukses untuk menjaga kelangsungan bisnis, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga berkelanjutan," ujarnya pada Sabtu (1/6/2024).
Sebagai bukti komitmennya, Asuransi BRI Life kembali meraih prestasi dengan memenangkan penghargaan di ajang Top Consumer Loyalty Program Award 2024 dalam kategori Special Achievement for Mudik Lebaran, berdasarkan konsep loyalitas konsumen, dampak loyalitas konsumen, dan aspek branding loyalitas konsumen.
Top Consumer Loyalty Program Award 2024 Special Achievement merupakan penghargaan khusus yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mengadakan program loyalitas konsumen selama Hari Raya Idul Fitri 2023. Program ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi pelanggan serta berdampak positif dalam memperkuat hubungan perusahaan dengan konsumen.
Penilaian penghargaan ini didasarkan pada hasil riset dan evaluasi melalui metode desk research, dengan tiga parameter utama: konsep loyalitas konsumen, dampak loyalitas konsumen, dan aspek branding loyalitas konsumen.
Yosie William Iroth, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada BRI Life. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di BRI Life yang telah bekerja sama dengan baik dan terintegrasi dalam memberikan layanan asuransi terbaik kepada nasabah.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan brilian di BRI Life untuk terus berinovasi bersama sekitar 20 juta nasabah BRI Life. Kami berharap dapat terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan berkontribusi positif bagi Indonesia di tahun-tahun mendatang," ujar Yosie.
BRI Life sebelumnya mencatatkan laba bersih sebesar Rp 149,3 miliar pada kuartal pertama tahun 2024, naik 33% dari Rp 112,2 miliar pada kuartal pertama tahun 2023. Peningkatan ini juga memperbesar kontribusi BRI Life kepada BRI sebesar 19,9% secara year-on-year (yoy) dari Rp 271,4 miliar menjadi Rp 325,5 miliar.
Selain itu, kontribusi dari fee based income juga meningkat sebesar 10,7% yoy dari Rp 159,1 miliar menjadi Rp 176,2 miliar.
Baca Juga: Persib Bandung Juara, Warganet Apresiasi BRI Liga 1
Sementara, Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto, menjelaskan bahwa total premi mengalami penurunan sebesar 15,6% dari Rp 2,1 triliun pada kuartal pertama 2023 menjadi Rp 1,7 triliun pada kuartal pertama tahun ini. Penurunan ini disebabkan oleh perlambatan produk Asuransi Jiwa Kredit (AJK) yang mengalami kontraksi signifikan dari Rp 877,8 miliar pada kuartal pertama 2023 menjadi Rp 617,0 miliar pada kuartal pertama 2024.
“Selain itu juga adanya upaya BRI Life memperbaiki kualitas penjualan, melalui penyesuaian produk dan channel mix, sehingga kanal yang mengalami pertumbuhan pada Q1-2024 hanya dari kanal Inbranch dengan pertumbuhan 16,9%” jelas dia kepada media, Selasa (28/5/2024).
BRI Life sejak dulu sudah menerapkan prinsip prudent yang bertujuan untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada nasabah melalui investasi.
“Aset Investasi Perusahaan tumbuh 10,6% (sudah termasuk aset Unit Link), dengan menghasilkan return sebesar Rp 391,0 miliar tumbuh yoy 26,5%. Tingkat pengembalian investasi pada Q1-2024 berada pada kisaran 6%, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 5,6%” kata Aris.
Untuk diketahui, BRI Life mencatat rasio Risk-Based Capital (RBC) mencapai 547,3%, jauh di atas persyaratan minimum OJK sebesar 120%. Ini menunjukkan bahwa BRI Life berada dalam kondisi finansial yang sangat sehat.
Selama periode yang sama tahun 2023, klaim dan manfaat yang dibayarkan oleh BRI Life mencapai Rp 1,2 triliun, mengalami penurunan sebesar 12,9% dari Rp 1,3 triliun pada tahun sebelumnya.
Sebagai bagian dari komitmennya untuk terus meningkatkan layanan, BRI Life telah mengimplementasikan proses Fast Claim (klaim cepat) pada produk-produk Syariah, sebagai wujud tanggung jawabnya kepada nasabah.
Tag
Berita Terkait
-
Loyalitas Pelanggan Jadi Kunci Sukses BRI Life Jaga Kelangsungan Perusahaan
-
Strategi BRI Life Pertahankan Laba dan Tingkatkan Kontribusi Pendapatan BRI
-
BRI Life Raup Laba Bersih Rp 149 Miliar di Q1 2024, Naik 33 Persen
-
BRI Life Bersama 27 Perusahaan Anggota AAJI Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove
-
Aris Hartanto Ditunjuk Sebagai Direktur Utama BRI Life
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol