Namun demikian, Kluivert menilai anak asuhnya sudah berjuang keras dan menunjukkan semangat juang, meski harus menerima kenyataan bahwa Indonesia kalah dalam 16 dari 21 pertemuan melawan Australia.
Kekalahan ini membuat peluang Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sebagai runner-up semakin tipis. Dengan tiga laga tersisa, Indonesia kini berada di posisi keempat dengan enam poin, tertinggal empat angka dari Australia yang berada di peringkat kedua.
Meski demikian, Indonesia masih berpeluang melaju ke putaran keempat melalui jalur peringkat ketiga atau keempat. Syaratnya, mereka harus memenangkan laga kandang melawan Bahrain pada 25 Maret dan China pada 5 Juni. Dengan asumsi Indonesia kalah dari Jepang di laga terakhir, mereka tetap bisa lolos ke putaran berikutnya dengan koleksi 12 poin.
Sydney yang diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi Kluivert justru menjadi ajang pembantaian. Namun, sepak bola selalu memberikan kesempatan kedua. Tim Garuda kini harus bangkit dan memanfaatkan laga kandang sebagai momentum kebangkitan.
Pertandingan melawan Bahrain di Jakarta akan menjadi ujian penting bagi Kluivert dan anak asuhnya. Jika ingin menjaga asa menuju Piala Dunia, mereka harus belajar dari kesalahan dan tampil lebih solid dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Meski kesempatan semakin tipis, Timnas Indonesia tak boleh patah arang. Evaluasi telah dilakukan untuk meningkatkan performa pada pertandingan berikutnya. Salah satunya kesalahan individu dan ketidaksiapan menghadapi tekanan di level tinggi. Kesalahan Nathan Tjoe-A-On yang melakukan pelanggaran tidak perlu di kotak penalti menjadi salah satu faktor utama kekalahan ini.
Buat Anda yang mengaku pecinta sepak bola tanah air, dukungan bisa diberikan dengan menjadi penonton setia pertandingan timnas. Maka dari itu, jangan ragu berlangganan Vision Plus melalui BRImo. Selain menyaksikan laga timnas, cashback khusus bagi nasabah BRI juga tak patut untuk dilewatkan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Rekan Elkan Baggott: Timnas Indonesia Cuma Bikin Repot Australia 20 Menit
Berita Terkait
-
Pantau Perkembangan Timnas Indonesia, Wonderkid Ajax Tertarik Gabung
-
Terbang ke Indonesia, Miliano Jonathans Jadi Naturalisasi Baru Timnas Indonesia?
-
Laga Lawan Australia dan Pengingkaran Kluivert Atas Janji yang Diucapkannya Sendiri
-
Rekan Elkan Baggott: Timnas Indonesia Cuma Bikin Repot Australia 20 Menit
-
Singgung Shin Tae-yong, Ketakutan Ragnar Oratmangoen soal Timnas Indonesia Terbukti: Itu Masalahnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Bayar UTBK SNBT Lewat BRImo, Dukung Langkah Mulus Menuju Kampus Impian
-
Aktivasi Autodebet BPJS Kesehatan Lewat BRImo, Tak Perlu Khawatir Nunggak
-
Cara Bayar PBB Lewat BRImo, Cakupan Luas Tanpa Perlu Repot Upload Syarat
-
BRI Integrasikan Alipay ke QRIS, Permudah Transaksi Cashless Wisatawan
-
Makan Mewah di Maison Tatsuya, Ada Diskon Spesial dari BRI
-
BRI Tebar Cashback 41 Persen di Restoran Hokben, Ini Cara Klaimnya
-
Beli Buku di Kinokuniya, Ada Voucher 'Lucky Dip' hingga Rp150.000 bagi Nasabah BRI
-
BRI Lindungi Pelaku Usaha Mikro melalui Integrasi Jaminan Sosial dan KUR
-
Mau Belanja Tanpa Khawatir Cicilan Mahal? BRI Hadirkan Solusinya
-
Antre Berjam-jam untuk Kartu ATM? Sepertinya Anda Kurang Update