4. Setelah itu, silahkan isi identitas diri seperti nama, alamat, no KTP dan semua yang tertera di formulir.
5. Klik Selanjutnya untuk memproses pinjaman.
6. Pada bagian selanjutnya ini Anda akan diminta untuk mengisi profil keuangan dari usaha yang sedang Anda jalankan saat ini.
7. Di sini, Anda wajib mengisi informasi tentang penjualan, laba bersih, piutang dan total hutang yang Anda miliki saat ini. Setelah mengisi semua informasi tersebut, Anda bisa mengklik bagian selanjutnya.
8. Anda juga akan diminta untuk mengupload foto E-KTP dengan format file Jpeg dengan ukuran file maksimal 2 MB.
9. Ikuti saja prosesnya.
10. Jika pendaftaran selesai, Anda akan diberikan nomor registrasi untuk melacak perkembangan pengajuannya.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis website BRI, KMK bisa mencapai limit tidak terbatas atau sesuai dengan kemampuan debitur. Jangka waktu kredit hingga 15 tahun (180 bulan) atau usia debitur saat jatuh tempo kredit maksimal 75 tahun (Briguna lunas selambat-lambatnya pada saat debitur berulang tahun yang ke-75).
Di samping KMK, BRI juga memiliki fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai jalan mendapatkan modal bagi pengusaha kecil. BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp175,66 triliun kepada 3,7 juta debitur UMKM hingga akhir November 2024. Pencapaian ini menunjukkan komitmen BRI sebagai bank yang mengimplementasikan Asta Cita dalam mendukung pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: PNS, TNI, Polri Bisa Dapat Pinjaman Tanpa Potongan Gaji Langsung, BRIguna Talangan Solusinya
Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM, terutama di sektor-sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan perikanan. "Melalui KUR, kami tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga memberdayakan UMKM agar mampu tumbuh lebih berkelanjutan," ujarnya.
BRI mencatat penyaluran KUR tersebar merata di berbagai wilayah Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan sektor produksi. “Sektor Pertanian menjadi penyumbang terbesar diantara sektor lainnya yaitu senilai Rp.69,60 triliun atau mengambil porsi 39,62%,” imbuh Supari.
Sebelumnya Supari mengusulkan skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun depan dibagi menjadi dua, yakni mendorong inklusivitas dan graduasi pelaku UMKM. Skema berbeda penting untuk dijalankan mengingat adanya perbedaan kualifikasi penerima kredit bersubsidi dari pemerintah.
"KUR harus mulai berbeda skemanya. Menurut saya ada dua skema, yakni dalam rangka inklusi dan dalam rangka menyiapkan graduasi atau pregraduasi," jelas Supari dalam diskusi bertajuk Menuju Satu Dekade KUR untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional melalui Pembiayaan Usaha Produktif, di Jakarta (13/11).
Merujuk pada data kajian yang dilakukan BRI dan BRIN, KUR menaikkan rata-rata pendapatan debitur sebesar 32%-50%. Kemudian KUR juga mampu meningkatkan keuntungan sekitar 34%-38%.
Debitur KUR juga menghadapi peningkatan pengeluaran melalui angsuran KUR dan biaya teknis lainnya. Namun demikian, keterampilan teknis dapat mendorong efisiensi biaya. Di samping itu, pelaku usaha yang mendapatkan KUR cenderung memiliki tenaga kerja 28% lebih banyak ketimbang non debitur KUR.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Cara Cek Info Lelang BRI, Dapatkan Aset dengan Harga Murah dari Genggaman!
-
Sosok Hery Gunardi, Dirut BRI yang Dipercaya Jadi Ketua Umum Perbanas
-
Solusi Pinjaman BRI untuk Ojol, Rekomendasi Cicilan Murah
-
KUR BRI Tanpa Jaminan, Solusi Pembiayaan Hingga Rp100 Juta untuk UMKM
-
Berkat Program Klasterkuhidupku BRI, Klaster Usaha Tenun Ulos Ini Sukses Berdayakan Perempuan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
BRI Siagakan Lebih dari 19 Ribu ATM dan CRM di Seluruh Indonesia saat Momen Mudik
-
BRI Bersama YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Jelang AKhir Ramadan di Sengkang
-
Lebih dari Sekadar Cek Saldo, Ini 5 Hal yang Bisa Kamu Tanyakan Pada Sabrina BRI
-
Begini Cara Pantau Info Jalur Mudik dan Arus Balik Lewat BRImo
-
BRI Tebar Kebaikan, 279 Ribu Paket Sembako dan Santunan untuk Anak Yatim Tersalurkan!
-
BRI Makassar Siapkan Strategi di Tengah Digitalisasi Keuangan saat Lebaran
-
1,2 Juta AgenBRILink Siaga untuk Layanan Perbankan Real-Time Selama Lebaran 2026
-
BRI Perkuat Infrastruktur Digital dan Jaringan Agen saat Libur Lebaran 2026
-
Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026
-
Sinergi BRI dan Kemenimipas, Salurkan Ratusan Paket Sembako dalam Aksi "Jambi Peduli"