- kegiatan harian dan pengeluarannya, misalnya pembelian pakan, pembersihan dan kelengkapan kandang. Ditambah biaya listrik dan air.
- kegiatan skala mingguan atau bulanan misalnya dalam pemberian vaksin atau pemeriksaan oleh dokter hewan
4. Rincian hasil dari usaha peternakan. Upayakan rincian hasil ini memberikan gambaran Anda mampu membayar cicilan KUR antara lain:
- masa pemeliharaan ternak
- potensi hasil, misalnya daging atau telur
- skala panen dalam setahun
- estimasi keuntungan dalam setahun
5. Rincian penggunaan dana KUR, antara lain:
- perbaikan kandang
Baca Juga: Perasaan Takjub Luar Biasa Pelatih Semen Padang Bikin Persija Bertekuk Lutut
- penambahan bibit ternak
- memperbesar skala usaha, misalnya dalam hal pemasaran atau jangkauan.
Demikian cara membuat laporan usaha ternak yang bisa digunakan untuk pengajuan KUR BRI. Cara mengajukan KUR BRI untuk usaha jenis ini pun tak ubahnya usaha – usaha di bidang lain. Hanya saja dalam kolom formulir yang menyatakan jenis usaha bisa diisi dengan usaha di bidang peternakan atau pertanian. Sementara syaratnya, sama dengan syarat pinjaman jenis usaha lain.
KUR BRI kini bisa diakses dengan mudah. Cukup bermodalkan gawai dan koneksi internet, syarat mengajukan KUR BRI Online tanpa perlu ke kantor cabang pun cukup gampang. Jika Anda adalah kandidat yang berniat mengajukan KUR BRI berikut adalah langkah – langkahnya.
1. Masuk ke https://kur.bri.co.id/credit?tujuan=kur
2. Klik Ajukan Kredit Sekarang.
3. Klik Pengajuan Atas Nama Perorangan.
4. Lakukan registrasi dengan mengisikan nama, email aktif, dan password.
5. Akun baru akan diverifikasi dengan pengiriman email ke alamat yang sudah didaftarkan. Jika akun ada sudah dinyatakan terverifikasi, maka login kembali.
6. Masukkan data – data pribadi seperti NIK, alamat rumah, dan pekerjaan.
7. Upload dokumen serta data usaha lengkap termasuk jenis usaha dan penghasilan.
8. Cek jumlah pinjaman yang akan diambil beserta tenor dan jumlah angsurannya. Jika sudah sesuai dengan profil keuangan Anda, silakan Ajukan Pinjaman.
9. Setelah pinjaman diajukan, calon nasabah akan disurvei secara fisik oleh petugas untuk menentukan apakah pinjamannya disetujui. Jika disetujui, nasabah diharuskan datang ke kantor cabang BRI terdekat untuk menandatangani sejumlah dokumen.
Demikian cara ajukan KUR BRI tanpa perlu datang ke kantor cabang terdekat. Melansir Antara, BRI mencatat penyaluran KUR telah mencapai Rp42,23 triliun hingga akhir triwulan I tahun 2025.
Jumlah tersebut setara 24,13 persen dari alokasi tahun 2025 sebesar Rp175 triliun yang ditetapkan pemerintah. Selama periode triwulan I 2025, sebanyak 975 ribu debitur pengusaha UMKM telah memperoleh manfaat KUR yang disalurkan BRI.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
BRI memastikan penyaluran KUR diarahkan ke sektor-sektor strategis yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, yang tercermin dari penyaluran KUR sebesar 62,43 persen ke sektor produksi. “Penyaluran KUR yang berfokus pada sektor produktif merupakan bentuk keberpihakan nyata BRI terhadap pembangunan ekonomi nasional,” kata Hendy.
Ia menambahkan, BRI meyakini bahwa pembiayaan yang tepat sasaran dapat menciptakan multiplier effect yang signifikan, khususnya dalam mendorong kemandirian usaha dan membuka lapangan pekerjaan. Adapun sektor pertanian menjadi sektor ekonomi dengan jumlah penyaluran terbesar, mencapai Rp18,09 triliun.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Rusak, Perbaiki Aja dengan Pinjaman dari BRI
-
BRI Flash Tawarkan Solusi Dana Cepat Cair saat Anda Butuh Pinjaman!
-
Persis Solo Lanjutkan Tren Positif, Ong Kim Swee Soroti Catatan Clean Sheet
-
BRI UMKM EXPO(RT) Bawa UMKM Kopi Asal Solo Jangkau Pasar yang Lebih Luas
-
Perasaan Takjub Luar Biasa Pelatih Semen Padang Bikin Persija Bertekuk Lutut
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan