- Kebijakan "Gentengisasi" Presiden Prabowo Subianto meningkatkan permintaan genteng tanah liat, memicu pertumbuhan UMKM pengrajin.
- Pengusaha Majalengka seperti Hj. Nurhasanah mengalami peningkatan omzet signifikan didukung fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
- BRI berperan menghubungkan produsen lokal dengan pembeli besar dan menyediakan pembiayaan untuk optimalisasi target produksi.
Suara.com - Kebijakan "Gentengisasi" yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan angin segar bagi ekosistem industri bahan bangunan skala kecil.
Program ini terbukti memicu lonjakan permintaan di berbagai pusat kerajinan genteng tanah liat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas rumah tangga dan penyerapan tenaga kerja di daerah.
Kisah Sukses Pengusaha Genteng Majalengka
Hj. Nurhasanah, seorang pengrajin dari sentra industri genteng di Majalengka, Jawa Barat, menjadi salah satu pelaku usaha yang memetik manfaat dari tren positif ini.
Mengelola bisnis keluarga yang diwariskan turun-temurun bersama dua saudara perempuannya, ia mencatatkan pertumbuhan pesanan yang sangat signifikan dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Tegal.
Saat ini, unit usahanya mengoperasikan 12 mesin press yang mampu memproduksi sekitar 16.000 keping genteng setiap minggunya.
Dengan skala produksi tersebut, Nurhasanah berhasil membukukan omzet bulanan hingga mencapai ratusan juta rupiah.
Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan dalam hal regenerasi tenaga kerja, mengingat dari 150 pekerja yang ada, mayoritas merupakan generasi senior sementara kaum muda lebih tertarik bekerja di sektor manufaktur.
Dalam menghadapi lonjakan pasar, ketersediaan modal menjadi faktor kunci. Nurhasanah mengungkapkan bahwa kelancaran operasional dan pengembangan usahanya selama empat tahun terakhir didukung penuh oleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.
Baca Juga: Bank Rakyat Indonesia Gelar BRI Imlek Prosperity 2026, Pererat Relasi dengan Nasabah Top Tier
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program KUR BRI. Dukungan permodalan ini membuat kami tidak mengalami hambatan dalam meningkatkan kapasitas produksi saat permintaan pasar sedang tinggi," kata Nurhasanah.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa BRI memiliki posisi strategis dalam menyukseskan program gentengisasi nasional.
Selain menyediakan akses modal yang terjangkau, BRI berperan sebagai penghubung antara produsen lokal dengan pihak pengembang atau pembeli besar.
"BRI hadir sebagai jembatan di tengah rantai pasok. Jika pengrajin sudah memiliki kontrak dengan pembeli, kami siap masuk memberikan dukungan pembiayaan agar target produksi mereka dapat tercapai secara optimal," jelas Hery.
Hery menambahkan bahwa sektor bahan bangunan merupakan bagian integral dari ekosistem perumahan yang menjadi fokus penyaluran KUR BRI.
Sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada ekonomi kerakyatan, BRI berkomitmen untuk terus mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM agar mampu bersaing dan mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur rakyat.
Berita Terkait
-
KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal di Tengah Program Gentengisasi Pemerintah
-
Dukungan KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal, Tingkatkan Omzet Bulanan
-
Daftar Kantor BRI Bengkulu dan Lampung yang Beroperasi Selama Idulfitri 2026
-
Senin 16 Maret 2026 Bank Tutup atau Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA
-
Cara dan Syarat Mengajukan KUR BRI 100 Juta, Cocok untuk Kembangkan Usaha Setelah Lebaran
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo
-
BRI Dukung Respon Cepat Kesiapsiagaan Bencana Bersama BPBD Buleleng
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
BRI Salurkan Kredit Perumahan Rp258,9 Miliar untuk Masyarakat Papua
-
BRI Perkuat Loyalitas Nasabah Melalui Clash of Legends 2026
-
Mantri BRI Menembus Rimba dan Laut Demi Inklusi Ekonomi Masyarakat
-
Raih Rumah Impian dengan Skema Pembiayaan Fleksibel BRI KPR Solusi
-
Dirut BRI Hery Gunardi Kupas Strategi 'Banking as Economic Enabler' di Joffest 2026
-
BRI Runners Padang Gelar BRImo Car Free Run 5K untuk Dorong Gaya Hidup Sehat
-
Mengenal BRIvolution Reignite, Strategi di Balik Lonjakan Performa Bisnis BRI