Bri / News
Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:42 WIB
Menteri Maruarar Sirait dan Dirut BRI Hery Gunadi [BRI]
Baca 10 detik
  • Kebijakan "Gentengisasi" Presiden memicu lonjakan permintaan genteng tanah liat di sentra industri Majalengka.
  • UMKM seperti milik Hj. Nurhasanah mengalami pertumbuhan omzet signifikan didukung pembiayaan KUR BRI.
  • Direktur Utama BRI menegaskan peran bank sebagai penghubung modal antara pengrajin dan pengembang besar.

Suara.com - Kebijakan "Gentengisasi" yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan dampak nyata bagi ekosistem industri bahan bangunan skala kecil.

Program ini terbukti memicu lonjakan permintaan di berbagai pusat kerajinan genteng tanah liat, seiring dengan masifnya aktivitas pembangunan dan renovasi hunian di berbagai wilayah.

Hj. Nurhasanah, seorang pengusaha dari sentra industri genteng di Majalengka, Jawa Barat, menjadi salah satu pelaku UMKM yang memetik manfaat dari tren positif ini.

Mengelola bisnis warisan keluarga bersama dua saudara perempuannya, ia mencatatkan pertumbuhan pesanan yang sangat signifikan dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Tegal.

Saat ini, unit usahanya mengoperasikan 12 mesin press yang mampu memproduksi sekitar 16.000 keping genteng setiap minggunya. Dengan skala operasional tersebut, Nurhasanah berhasil membukukan omzet bulanan hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan pada aspek sumber daya manusia, mengingat dari 150 pekerja yang ada, mayoritas merupakan tenaga kerja senior sementara generasi muda lebih banyak terserap ke sektor manufaktur.

Dalam menghadapi lonjakan pasar, ketersediaan modal menjadi faktor kunci keberlanjutan usaha. Nurhasanah mengungkapkan bahwa kelancaran operasional dan pengembangan bisnisnya selama empat tahun terakhir didukung penuh oleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program KUR BRI. Dukungan permodalan ini membuat kami tidak mengalami hambatan berarti dalam meningkatkan kapasitas produksi saat permintaan pasar sedang tinggi," kata Nurhasanah.

BRI sebagai Jembatan Ekosistem Perumahan

Baca Juga: Solusi Cepat Kartu ATM BRI Tertelan di Mesin ATM

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa BRI memiliki posisi strategis dalam menyukseskan program pembangunan nasional.

Selain menyediakan akses modal yang terjangkau, BRI berperan sebagai penghubung antara produsen lokal dengan pihak pengembang atau pembeli besar guna memastikan rantai pasok berjalan efektif.

"BRI hadir sebagai jembatan di tengah ekosistem ini. Jika pengrajin sudah mengantongi kontrak dengan pembeli, kami siap memberikan dukungan pembiayaan agar proses produksi berjalan optimal," jelas Hery.

Hery menambahkan bahwa sektor bahan bangunan merupakan bagian integral dari ekosistem perumahan yang menjadi fokus pemberdayaan BRI.

Sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada ekonomi kerakyatan, BRI berkomitmen untuk terus mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM agar mampu berkontribusi maksimal dalam pembangunan infrastruktur rakyat.

Load More