- Bee Family Healthy (BeeFam's) dari Jakarta Barat sejak 2018 mengkhususkan diri pada madu lebah tak bersengat dan bee pollen.
- Pendiri BeeFam's memanfaatkan platform LinkUMKM BRI sebagai "sekolah bisnis" digital untuk memperoleh ilmu pengembangan usaha.
- LinkUMKM BRI berfungsi sebagai ekosistem pemberdayaan dengan lebih dari 750 modul pembelajaran serta enam fitur pendukung utama.
Suara.com - Dalam dinamika industri kreatif dan pangan fungsional di Indonesia, munculnya unit usaha seperti Bee Family Healthy atau BeeFam’s menjadi bukti nyata bahwa inovasi lokal mampu bersaing di pasar yang luas.
Berbasis di Jakarta Barat sejak 2018, BeeFam’s mengkhususkan diri pada produk madu lebah tak bersengat (Trigona) dan bee pollen.
Namun, di balik keunikan rasa madunya yang asam segar, terdapat faktor pendukung teknis yang sangat krusial dalam pertumbuhan skala bisnisnya, yakni pemanfaatan platform LinkUMKM BRI secara optimal.
LinkUMKM bukan sekadar portal informasi bagi pelaku usaha, melainkan sebuah ekosistem pemberdayaan yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara UMKM tradisional dan standar industri modern.
Bagi Risky, pendiri BeeFam’s, platform ini adalah "sekolah bisnis" digital yang memberikan panduan langkah demi langkah dalam mengelola usaha yang awalnya lahir dari misi kemanusiaan pascabencana.
Perjalanan digital BeeFam’s dimulai saat Risky mencari wadah yang tidak hanya menawarkan modal, tetapi juga ilmu pengetahuan.
Melalui komunitas digital, ia menemukan LinkUMKM BRI yang saat itu sedang gencar mengampanyekan program pengembangan usaha berbasis teknologi.
Ketertarikan Risky muncul saat menyadari bahwa platform tersebut memiliki kurikulum yang terstruktur untuk membantu UMKM naik kelas.
Dalam keterangannya, Risky mengungkapkan: “BeeFam’s pertama kali mengenal LinkUMKM BRI melalui informasi di media digital dan komunitas pelaku UMKM yang sering membagikan program pengembangan usaha dari Bank Rakyat Indonesia. Saat itu, saya sedang mencari wadah belajar yang dapat membantu mengembangkan usaha madu trigona yang sedang saya rintis. Ketika mempelajari lebih jauh, saya melihat bahwa LinkUMKM BRI menyediakan banyak materi edukasi, pelatihan, serta kesempatan untuk terhubung dengan pelaku UMKM lainnya di seluruh Indonesia. Hal tersebut membuat saya tertarik untuk bergabung dan aktif, karena BeeFam’s ingin terus belajar, berkembang, serta memperluas jaringan usaha agar dapat membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan melalui budidaya lebah trigona,”
Baca Juga: Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
Kutipan ini menegaskan bahwa kebutuhan utama pelaku usaha saat ini adalah akses terhadap literasi digital dan manajerial.
LinkUMKM hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menyediakan lebih dari 750 modul pembelajaran yang mencakup penguatan soft skill hingga hard skill.
Hingga akhir tahun 2025, tercatat lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM sebagai sarana pendampingan daring.
Kekuatan utama platform ini terletak pada enam fitur utama yang saling terintegrasi untuk memperkuat posisi tawar pelaku usaha di pasar global:
- UMKM Smart: Fitur penilaian mandiri yang memungkinkan pengusaha mengetahui level kompetensi bisnis mereka saat ini.
- Rumah BUMN: Pusat koordinasi untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut secara terfokus.
- UMKM Media: Saluran informasi terkini mengenai tren pasar dan regulasi pemerintah.
- Komunitas: Ruang interaksi bagi jutaan pelaku usaha untuk berbagi pengalaman dan potensi kolaborasi.
- Etalase Digital: Sarana promosi produk agar lebih mudah dijangkau oleh calon pembeli dan mitra bisnis.
- Register NIB: Mempermudah pelaku usaha dalam mengurus legalitas formal sebagai syarat utama ekspansi bisnis.
Peran LinkUMKM bagi BeeFam’s juga merambah pada aspek teknis operasional. Dengan bimbingan di dalam ekosistem BRI, BeeFam’s mulai mengintegrasikan layanan perbankan digital seperti QRIS BRI dalam transaksi harian mereka.
Integritas data keuangan yang dihasilkan dari penggunaan QRIS dan layanan perbankan BRI lainnya memberikan profil risiko yang lebih baik bagi pelaku UMKM.
Hal ini sejalan dengan visi besar perbankan inklusif yang ingin mendorong pelaku usaha kecil agar lebih bankabel dan kompetitif.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan urgensi dari platform pendampingan ini: “LinkUMKM membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar hingga peningkatan kapasitas untuk berkembang. Kami mendorong UMKM memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar pengelolaan usaha berjalan lebih terarah dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui program tersebut, BRI berkomitmen memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,”
Melalui LinkUMKM, BRI telah menciptakan jalan bagi jutaan pelaku usaha untuk mengakses pasar yang lebih luas melalui kanal digital.
Tag
Berita Terkait
-
Perjalanan BeeFam's: Bangkit Pasca Gempa, Makin Berkembang Bersama LinkUMKM BRI
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
AgenBRILink, Garda Terdepan Pemutus Mata Rantai Keterbatasan Finansial Pelosok Negeri
-
Kisah Rieche Endah Mengubah Jarak Belasan Kilometer Jadi Satu Langkah dengan Dukungan BRI
-
KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!