ergerakan nilai tukar rupiah terus melemah pada penutupan hari ini. Hal ini menjadi kondisi mata uang garuda masuk zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (2/4/2026) ditutup ke level Rp17.002 AS per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Rabu (1/4/2026) yang berada di level Rp 16.983 per dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp17.015 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,82, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,96.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah menjadi mata uang regional maupun utama dunia melemah terhadap dolar AS yang menguat tajam di tengah sentimen risk off setelah dalam pidatonya Trump.
Hal ini memberikan sinyal untuk menggempur habis-habisan Iran dalam beberapa pekan kedepan.
" Pernyataan Trump berharap untuk memenangkan perang terhadap Iran dalam beberapa minggu, dan bukannya mengakhiri perang secara damai seperti yang ditafsir sebelumnya," katanya saat dihubungi Suara.com.
Selain itu, pelemahan rupiah terjadi dikarenakan investor masih wait and see. Tentunya membuat rupiah terus tertekan.
" Tidak ada data ekonomi penting malam ini, sedangkan untuk besok akan dirilis data NFP. Data eknomi walau masih bisa mendikte pergerakan mata uang, namun hanya sesaat, investor cenderung lebih mencermati perkembangan perang di timteng dan tentunya harga minyak mentah dunia," jelasnya.
Jika Anda berada di daerah pemukiman yang mungkin tidak ada ATM maupun minimarket besar, Anda bisa memanfaatkan Agen BRILink.
- Cari Agen BRILink terdekat (biasanya berupa toko atau warung berlogo BRI).
- Informasikan kepada agen bahwa Anda ingin tarik tunai tanpa kartu via BRImo.
- Masuk ke menu Tarik Tunai di aplikasi BRImo, pilih sumber dana dan nominalnya.
- Berikan kode yang muncul di aplikasi kepada agen. Setelah diverifikasi, agen akan memberikan uang tunai kepada Anda.
Fitur tarik tunai tanpa kartu ini tidak hanya praktis saat darurat, tetapi juga lebih aman karena meminimalisir risiko kartu tertelan mesin atau terkena modus skimming. Selalu jaga kerahasiaan PIN dan kode tarik tunai Anda agar transaksi tetap aman.
Kontributor : Rizqi Amalia
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!
-
Dapatkan MacBook Neo dengan Cicilan Murah dari BRI, Bunga Mulai 0 Persen!