Bri / News
Kamis, 23 April 2026 | 18:54 WIB
(Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia membagikan dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun dalam RUPST pada Jumat, 10 April 2026.
  • Besaran dividen tersebut berasal dari laba bersih konsolidasian tahun 2025 yang mencapai angka Rp57,132 triliun secara keseluruhan.
  • BRI tetap memiliki permodalan dan likuiditas solid untuk mendukung target pertumbuhan penyaluran kredit UMKM tahun 2026 mendatang.

Rasio-rasio teknis ini mencerminkan bahwa BRI memiliki bantalan likuiditas yang lebih dari cukup serta struktur pendanaan yang stabil untuk mendukung aktivitas operasional dan bisnis di masa depan.

Kekuatan neraca ini menjadi modal utama BRI dalam menatap tahun 2026. Dalam Rencana Kerja Tahunan Perseroan (RKAP) 2026, bank yang memiliki fokus utama pada segmen UMKM ini menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit di kisaran 7% hingga 9% secara tahunan.

Fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah tetap menjadi strategi inti perusahaan. Manajemen optimistis bahwa geliat ekonomi domestik akan terus membaik, sehingga permintaan kredit di sektor UMKM diprediksi akan tetap tinggi.

“Proyeksi ini mencerminkan optimisme Perseroan terhadap prospek pertumbuhan ekonomi domestik, khususnya pada segmen UMKM sebagai core business BRI,” pungkas Achmad.

Load More