- Mispa Lewi Yt, seorang Mantri BRI di Ranteangin, gigih melayani nasabah pelosok meski harus menghadapi medan pegunungan yang ekstrem.
- Sejak tahun 2024, Mispa berperan sebagai penasihat keuangan serta pendamping usaha bagi masyarakat lokal di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
- Dedikasi Mispa berhasil membantu klaster usaha Gujames mendapatkan sertifikat halal dan memperluas pemasaran produknya melalui digitalisasi e-commerce.
Suara.com - Semangat perjuangan R.A. Kartini terbukti tidak pernah padam, ia bertransformasi dalam berbagai profesi modern. Salah satu potret nyata dedikasi tersebut hadir melalui sosok Mispa Lewi Yt, seorang tenaga pemasar mikro atau Mantri BRI yang bertugas di wilayah menantang, BRI Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Di tengah medan pegunungan yang sulit dijangkau, Mispa membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi perempuan untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Perjalanan Mispa menjadi seorang bankir berawal dari sebuah tantangan hidup. Saat pandemi COVID-19 melanda, ia terpaksa harus dirumahkan dari pekerjaan lamanya.
Bukannya menyerah, ia justru mencoba peruntungan melamar ke BRI meski usianya saat itu sudah menyentuh batas maksimal pendaftaran, yakni 25 tahun.
"Puji Tuhan, saya berhasil lolos dan bergabung sebagai customer service," kenang Mispa. Setelah hampir dua tahun bertugas di balik meja, dedikasinya membawanya pada tantangan yang lebih besar: menjadi Mantri BRI di wilayah Ranteangin pada tahun 2024.
Wilayah Ranteangin bukanlah medan yang ramah bagi pengendara. Desa-desa di sana terletak di kawasan pegunungan dengan akses jalan yang didominasi tanah dan batu. Saat musim hujan tiba, jalur tersebut menjadi sangat licin dan berbahaya.
"Rumah warga di sana terpisah jauh oleh kebun cengkeh yang luas. Seringkali saya harus jalan kaki mendaki sejauh 1 hingga 2 kilometer karena motor tidak bisa masuk," ceritanya.
Meski sempat merasa ingin menyerah di masa awal tugas, Mispa menemukan kekuatannya kembali lewat sambutan hangat para nasabah. Keramahan warga desa yang memintanya agar tidak pindah tugas menjadi suntikan semangat bagi Mispa untuk terus mengabdi.
Sebagai Mantri BRI, tugas Mispa melampaui sekadar urusan administratif perbankan. Ia berperan sebagai penasihat keuangan bagi para petani cengkeh dan pendamping bagi kelompok usaha. Salah satu keberhasilannya adalah membina klaster usaha minuman herbal bernama Gujames.
Baca Juga: Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
Melalui tangan dinginnya, Mispa memberikan pendampingan yang komprehensif, mulai dari bantuan modal, edukasi pemasaran, hingga digitalisasi melalui e-commerce.
"Saat ini produk mereka sudah memiliki sertifikat halal MUI dan mulai merambah pasar di luar wilayah desa dengan kemasan yang jauh lebih baik," tambahnya dengan bangga.
Pilar Ekonomi Inklusif
Mispa adalah satu dari sekian banyak perempuan yang berjuang mengikis rendahnya literasi keuangan di pelosok. Baginya, profesi ini adalah panggung untuk membuktikan bahwa perempuan bisa berkontribusi membangun negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran para Mantri. Menurut data, dari sekitar 26 ribu Mantri BRI di seluruh Indonesia, sebanyak 28,2% adalah perempuan.
“Mantri bukan hanya menyalurkan kredit, tetapi juga menjadi financial advisor yang mengawal usaha nasabah dari nol hingga berkembang. Kisah Mispa menegaskan bahwa kesetaraan kesempatan adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Akhmad.
Bagi Mispa, setiap tanjakan di pegunungan Ranteangin adalah langkah nyata menuju masa depan ekonomi desa yang lebih cerah. Ia membuktikan bahwa di balik fisik yang tangguh menembus hutan, tersimpan misi besar untuk memerdekakan masyarakat dari keterbatasan akses keuangan.
Berita Terkait
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Karaoke Makin Seru! BRI Bagikan Voucher Spesial 'Konser' di Inul Vizta
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
BRI Hadirkan Promo Free Upsize Coffee di Common Ground Sepanjang Tahun
-
Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Upgrade Kartu BRI Debit Sekarang: Transaksi Lebih Cepat, Dapat Cashback Langsung!
-
Promo dan Hadiah Eksklusif BRI di Jogja Financial Festival 2026
-
Dapatkan Diskon Paket Data Tri Lewat BRImo, Begini Caranya!
-
BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya
-
Harga Mobil Listrik Tetap Murah Meski Ada Kebijakan Baru? Begini Kata BRI Finance
-
Cetak Ekonomi Berkelanjutan, BRI Fokus Berdayakan UMKM di Seluruh Pelosok
-
Tembus Rp4 Triliun! BRI Banjarmasin Jadi Motor Penggerak UMKM di Kalimantan
-
Perawatan di ERHA Lebih Murah Bagi Nasabah BRI, Ada Diskon Hingga Rp200 Ribu!
-
Dapatkan MacBook Neo dengan Cicilan Murah dari BRI, Bunga Mulai 0 Persen!