- BRI Singaraja bekerja sama dengan BPBD Buleleng mengadakan sosialisasi serta simulasi mitigasi bencana pada Senin, 27 April 2026.
- Sebanyak 35 staf BRI Singaraja mengikuti pelatihan prosedur evakuasi dan penanganan krisis untuk menjamin keselamatan di lingkungan kantor.
- Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan budaya sadar bencana serta membangun standar penyelamatan bagi seluruh elemen operasional perbankan BRI.
Suara.com - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjamin keselamatan pegawai serta nasabah, BRI Singaraja secara proaktif menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng untuk menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Bencana.
Agenda yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) sore ini menjadi bukti keseriusan BRI dalam mengintegrasikan budaya sadar bencana ke dalam operasional perbankan sehari-hari.
Dukungan penuh terhadap mitigasi bencana ini ditegaskan langsung oleh pihak manajemen BRI Singaraja dalam pembukaan acara.
Sinergi ini tidak hanya dipandang sebagai prosedur rutin, tetapi merupakan langkah strategis perusahaan untuk meminimalkan risiko di lingkungan kerja yang dinamis.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BRI Singaraja ini dibuka secara resmi oleh Supervisor Penunjang Operasional BRI Singaraja.
Dalam sambutannya, manajemen menyatakan bahwa BRI menaruh perhatian sangat besar terhadap upaya pengurangan risiko bencana.
Pihak BRI menegaskan harapannya agar kolaborasi dengan BPBD Buleleng tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan dapat dilaksanakan secara periodik.
Komitmen ini bertujuan untuk memastikan seluruh elemen bank, mulai dari garda terdepan hingga unit pendukung, memiliki standar penyelamatan yang mumpuni sesuai dengan potensi kebencanaan di wilayah Buleleng.
Sebanyak 35 personel BRI Singaraja yang terdiri dari bagian administrasi, teller, back office, customer service, hingga satuan pengamanan (security), mengikuti pelatihan intensif ini. Materi yang disampaikan oleh tim narasumber dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng meliputi:
Baca Juga: Mandul di Depan Gawang, Mauricio Souza Bongkar Masalah Utama Persija
- Identifikasi Potensi Bahaya: Pemetaan risiko bencana lokal di wilayah Buleleng yang berdampak pada infrastruktur perbankan.
- Prosedur Evakuasi Mandiri: Protokol penyelamatan diri dan pengamanan dokumen penting saat kondisi darurat.
- Simulasi Tanggap Darurat: Praktik langsung penanganan situasi krisis di dalam gedung kantor guna membangun memori otot dan ketenangan saat bencana terjadi.
Pihak BPBD Buleleng memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan keterbukaan BRI Singaraja dalam mendukung program pengurangan risiko bencana (PRB).
Sinergi ini dinilai sebagai contoh baik bagi sektor swasta dan perbankan lainnya di Bali Utara untuk turut berkontribusi dalam memperluas jangkauan edukasi kebencanaan.
Berita Terkait
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
BRI Salurkan Kredit Perumahan Rp258,9 Miliar untuk Masyarakat Papua
-
BRI Perkuat Loyalitas Nasabah Melalui Clash of Legends 2026
-
"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou
-
Mantri BRI Menembus Rimba dan Laut Demi Inklusi Ekonomi Masyarakat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas