Bri / News
Selasa, 28 April 2026 | 14:03 WIB
(Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • BRI Singaraja bekerja sama dengan BPBD Buleleng mengadakan sosialisasi serta simulasi mitigasi bencana pada Senin, 27 April 2026.
  • Sebanyak 35 staf BRI Singaraja mengikuti pelatihan prosedur evakuasi dan penanganan krisis untuk menjamin keselamatan di lingkungan kantor.
  • Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan budaya sadar bencana serta membangun standar penyelamatan bagi seluruh elemen operasional perbankan BRI.

Suara.com - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjamin keselamatan pegawai serta nasabah, BRI Singaraja secara proaktif menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng untuk menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Bencana.

Agenda yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) sore ini menjadi bukti keseriusan BRI dalam mengintegrasikan budaya sadar bencana ke dalam operasional perbankan sehari-hari.

Dukungan penuh terhadap mitigasi bencana ini ditegaskan langsung oleh pihak manajemen BRI Singaraja dalam pembukaan acara.

Sinergi ini tidak hanya dipandang sebagai prosedur rutin, tetapi merupakan langkah strategis perusahaan untuk meminimalkan risiko di lingkungan kerja yang dinamis.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BRI Singaraja ini dibuka secara resmi oleh Supervisor Penunjang Operasional BRI Singaraja.

Dalam sambutannya, manajemen menyatakan bahwa BRI menaruh perhatian sangat besar terhadap upaya pengurangan risiko bencana.

Pihak BRI menegaskan harapannya agar kolaborasi dengan BPBD Buleleng tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan dapat dilaksanakan secara periodik.

Komitmen ini bertujuan untuk memastikan seluruh elemen bank, mulai dari garda terdepan hingga unit pendukung, memiliki standar penyelamatan yang mumpuni sesuai dengan potensi kebencanaan di wilayah Buleleng.

Sebanyak 35 personel BRI Singaraja yang terdiri dari bagian administrasi, teller, back office, customer service, hingga satuan pengamanan (security), mengikuti pelatihan intensif ini. Materi yang disampaikan oleh tim narasumber dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng meliputi:

Baca Juga: Mandul di Depan Gawang, Mauricio Souza Bongkar Masalah Utama Persija

  • Identifikasi Potensi Bahaya: Pemetaan risiko bencana lokal di wilayah Buleleng yang berdampak pada infrastruktur perbankan.
  • Prosedur Evakuasi Mandiri: Protokol penyelamatan diri dan pengamanan dokumen penting saat kondisi darurat.
  • Simulasi Tanggap Darurat: Praktik langsung penanganan situasi krisis di dalam gedung kantor guna membangun memori otot dan ketenangan saat bencana terjadi.

Pihak BPBD Buleleng memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan keterbukaan BRI Singaraja dalam mendukung program pengurangan risiko bencana (PRB).

Sinergi ini dinilai sebagai contoh baik bagi sektor swasta dan perbankan lainnya di Bali Utara untuk turut berkontribusi dalam memperluas jangkauan edukasi kebencanaan.

Load More