Bri / News
Selasa, 28 April 2026 | 11:11 WIB
Mantri BRI [BRI]
Baca 10 detik
  • Hany Dwiningsih Ubro, seorang Mantri perempuan yang bertugas di Unit Elat, Kepulauan Kei Besar, Maluku Tenggara.
  •  Ia berperan sebagai edukator keuangan bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani.
  •  Memilikiwilayah tanggung jawab mencakup 115 desa di lima kecamatan.

Suara.com - Di tengah tantangan akses perbankan yang terbatas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), peran tenaga pemasar mikro atau Mantri BRI menjadi sangat vital.

Salah satu sosok yang menjadi garda terdepan adalah Hany Dwiningsih Ubro, seorang Mantri perempuan yang bertugas di Unit Elat, Kepulauan Kei Besar, Maluku Tenggara.

Ia mendedikasikan dirinya untuk memastikan denyut ekonomi masyarakat pelosok tetap terjaga melalui layanan keuangan yang inklusif.

Perjuangan Hany merupakan cermin nyata bagaimana transformasi keuangan di wilayah 3T tidak hanya dilakukan melalui sistem digital, tetapi juga melalui pendekatan fisik yang penuh risiko.

Menghadapi jalan rusak, jarak antardesa yang ekstrem, hingga ganasnya jalur laut, Hany hadir sebagai penyambung harapan bagi para petani, nelayan, dan pengusaha mikro untuk mengakses pembiayaan produktif seperti KUR dan Kupedes.

Perjalanan karier Hany di BRI dimulai pada tahun 2020 sebagai staf layanan nasabah (customer service) di Unit Masrum. Memiliki ambisi untuk memberikan dampak lebih besar di lapangan, ia bercita-cita menjadi Mantri.

Namun, langkahnya tidak mudah; ia harus melewati enam kali seleksi dan mengalami lima kali kegagalan sebelum akhirnya resmi mengemban tugas sebagai Mantri pada tahun 2025.

"Kegagalan berulang kali tidak mematahkan semangat saya. Saya terus mencoba hingga akhirnya dipercaya memegang amanah ini," kenang Hany.

Penempatannya di Unit Elat benar-benar menguji daya tahan fisik dan mentalnya. Dengan wilayah tanggung jawab mencakup 115 desa di lima kecamatan, Hany harus menghadapi infrastruktur jalan yang jauh dari kata layak.

Baca Juga: Mengenal BRIvolution Reignite, Strategi di Balik Lonjakan Performa Bisnis BRI

  • Medan Darat: Ia sering kali harus berjibaku dengan jalan berlumpur dan tanjakan curam yang penuh bebatuan tajam. Tak jarang, ia harus mendorong motornya di tengah guyuran hujan lebat dengan bantuan warga sekitar agar bisa mencapai desa binaan.
  • Jalur Laut: Selain jalur darat, akses menuju nasabah terkadang harus ditempuh menggunakan speedboat kecil, menghadapi ombak besar dan cuaca buruk di tengah laut yang mengancam keselamatan.

Di lapangan, tugas Hany melampaui sekadar menawarkan produk. Ia berperan sebagai edukator keuangan bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani. Produk yang ia kelola mulai dari tabungan Simpedes, deposito, asuransi, hingga digitalisasi transaksi melalui QRIS.

Bagi Hany, kebahagiaan terbesar adalah melihat usaha nasabahnya berkembang. Ia merasa bangga ketika hasil pinjaman modal yang ia kawal mampu membantu warga menyekolahkan anak-anak mereka hingga jenjang yang lebih tinggi.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis para Mantri, terutama perempuan. Menurutnya, Mantri bukan sekadar penyalur modal, melainkan pendamping yang memahami karakter unik nasabah di pelosok.

"Kisah Hany membuktikan bahwa perempuan adalah motor penggerak ekonomi yang luar biasa. Kesetaraan peluang di lapangan adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tegas Akhmad.

Load More