Bri / News
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:40 WIB
UMKM binaan BRI. (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • Hingga Maret 2026, BRI menyalurkan pembiayaan sosial sebesar Rp718,8 triliun untuk mendukung sektor UMKM di seluruh wilayah Indonesia.
  • Portofolio pembiayaan sosial tersebut mencakup 53% dari total pinjaman BRI guna mengakselerasi inklusi keuangan nasional bagi masyarakat.
  • BRI turut menyalurkan pembiayaan lingkungan sebesar Rp96,6 triliun yang difokuskan pada sektor energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat ketahanan sosial nasional melalui penyaluran pembiayaan yang terukur.

Hingga akhir Maret 2026, emiten perbankan dengan fokus UMKM ini mencatatkan realisasi penyaluran Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau yang dikenal sebagai Social Loan sebesar Rp718,8 triliun.

Angka tersebut bukan sekadar capaian nominal, melainkan merepresentasikan porsi yang sangat dominan, yakni mencapai 53% dari seluruh total pinjaman yang disalurkan oleh BRI.

Hal ini menegaskan bahwa misi sosial untuk menggerakkan ekonomi akar rumput tetap menjadi motor utama bisnis perseroan.

Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu R.K., menjelaskan dalam paparan kinerja keuangan Triwulan I 2026 di Jakarta bahwa portofolio social loan ini memang sengaja difokuskan untuk mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia.

Dana tersebut mengalir deras ke sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja di berbagai pelosok wilayah.

Menurut Viviana, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menyatu dalam model bisnis BRI.

"Pemberdayaan ekonomi rakyat bukan lagi sekadar tanggung jawab sosial, melainkan bagian integral dari strategi pertumbuhan kami untuk menciptakan nilai jangka panjang," ungkapnya.

Selain dominasi pada aspek sosial, BRI juga mengimbangi kinerjanya melalui sektor lingkungan. Di saat social loan mencapai angka ratusan triliun, porsi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau Green Loan tercatat sebesar Rp96,6 triliun, atau sekitar 7,1% dari total pinjaman. Sektor ini mencakup pembiayaan untuk energi terbarukan hingga transportasi ramah lingkungan.

Baca Juga: Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring

Strategi pembiayaan berkelanjutan ini didukung kuat oleh struktur pendanaan yang solid. Hingga akhir April 2026, pengembangan Sustainable Wholesale Funding BRI telah mencapai Rp39,3 triliun. Angka ini setara dengan 78,2% dari total pendanaan borongan (wholesale funding) yang dimiliki perusahaan.

Load More