Bri / News
Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27 WIB
Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan [BRI]
Baca 10 detik
  • Tenaga pemasar mikro BRI bernama Rani Kanov berhasil menyalurkan permodalan dan mendampingi UMKM di Padang Lawas sejak 2026.
  • Rani menghadapi tantangan geografis ekstrem di lapangan untuk memperluas akses keuangan dan memperkenalkan aplikasi digital kepada masyarakat.
  • Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyatakan Mantri BRI adalah pilar strategis untuk pemberdayaan ekonomi dan inklusi keuangan.

Suara.com - Kesuksesan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menopang sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan tidak terlepas dari kontribusi vital para tenaga pemasar mikronya, yang akrab disapa Mantri BRI.

Terjun langsung ke akar rumput setiap harinya, para Mantri ini mengemban tugas mulia yang melampaui sekadar penyaluran kredit. Mereka hadir sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus sahabat karib bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh penjuru Tanah Air.

Sosok Rani Kanov Rianti Harahap adalah salah satu cerminan nyata dari dedikasi tersebut. Berbekal pengalaman hampir tiga tahun sebagai Mantri di BRI Unit Simpang Barakas, Branch Office (BO) Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Rani telah menyaksikan langsung bagaimana akses permodalan yang tepat sasaran sanggup meniupkan optimisme baru bagi masyarakat dalam merajut mimpi membesarkan usaha mereka.

Kiprah Rani di lapangan tentu jauh dari kata mulus. Pada awal masa penempatannya, ia harus berdamai dengan tantangan geografis yang cukup ekstrem.

Mulai dari infrastruktur jalan yang belum berlapis aspal, rute yang berubah menjadi kubangan lumpur saat musim penghujan, hingga minimnya akses sinyal telekomunikasi. Namun, alih-alih menyerah, deretan kendala alam tersebut justru mempertebal tekadnya untuk terus hadir mendampingi masyarakat pelosok.

Dalam sebuah keterangan tertulis pada Selasa (21/7/2026), Rani mengungkapkan bahwa profesinya sebagai Mantri BRI merupakan sebuah privilese untuk ikut serta mengubah nasib masyarakat menjadi lebih baik.

"Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga," tegas Rani.
"Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya," tambahnya.
Bagi Rani, layanan perbankan yang kaku tidak akan cukup untuk memajukan UMKM. Ia memilih pendekatan humanis dengan membangun kedekatan personal, menjadi pendengar yang baik atas keluh kesah nasabah, dan selalu hadir memberikan solusi di masa sulit.

Kerja keras berbalut empati ini terbukti membuahkan hasil manis. Tidak sedikit nasabah binaan Rani yang awalnya hanya mengandalkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR), perlahan tumbuh pesat hingga mampu mengakses pembiayaan skala komersial.

Peran Rani tak berhenti pada urusan modal. Ia juga bertindak sebagai agen literasi keuangan yang secara aktif memperkenalkan ekosistem digital BRI—seperti aplikasi BRImo, transaksi QRIS, hingga layanan AgenBRILink—kepada masyarakat desa. Tujuannya satu: memastikan pelaku UMKM dapat mengelola keuangan secara produktif, efisien, dan tetap terjamin keamanannya.

Baca Juga: JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Menanggapi kiprah militan para tenaga pemasar di lapangan, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa Mantri BRI memang diplot sebagai ujung tombak perusahaan dalam menyukseskan agenda pemberdayaan ekonomi rakyat.

Menurutnya, eksistensi Mantri di tengah-tengah komunitas merupakan pilar strategis BRI guna mewujudkan inklusi keuangan sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis UMKM secara berkesinambungan.

"Mantri BRI bukan hanya berperan sebagai penyalur pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Mereka hadir untuk membangun kepercayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh, naik kelas, dan semakin berdaya saing," urai Akhmad.

Load More