- PT Bank Rakyat Indonesia merampungkan penjualan 65 persen saham BRI Manajemen Investasi kepada PT Danantara Asset Management pada 22 Juli 2026.
- Transaksi penjualan 19,5 juta lembar saham tersebut dilakukan untuk menata portofolio bisnis dan meningkatkan efisiensi struktural Grup BRI.
- Aksi korporasi ini tidak berdampak negatif pada operasional sehingga BRI dapat memfokuskan sumber dayanya pada sektor perbankan.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengeksekusi strategi penataan portofolio bisnis perusahaan. Bank dengan jaringan terluas di Indonesia ini secara resmi telah merampungkan transaksi penjualan 65 persen saham miliknya di PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) kepada PT Danantara Asset Management (DAM).
Penyelesaian aksi korporasi yang strategis ini ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham (AJB) pada Senin, 22 Juli 2026.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/7/2026), manajemen BRI menjelaskan bahwa transaksi ini mencakup peralihan 19,5 juta lembar saham BRI MI, yang merepresentasikan 65 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan.
Penandatanganan AJB ini merupakan wujud komitmen penyelesaian atas Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua belah pihak dengan sangat lancar pada 1 April 2026.
"Dengan ditandatanganinya Akta Jual Beli Saham tersebut, kepemilikan atas 19.500.000 saham BRI MI yang sebelumnya dimiliki Perseroan telah beralih seluruhnya kepada DAM," papar manajemen BRI dalam pernyataan resminya.
Langkah taktis ini diyakini membawa dampak positif bagi efisiensi struktural Grup BRI. Dengan beralihnya kepemilikan tersebut, BRI MI kini resmi menempuh jalur mandiri di bawah naungan DAM dan laporan keuangannya tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam pembukuan Grup BRI.
Satu hal yang menjadi nilai tambah luar biasa bagi para investor adalah kepastian stabilitas perusahaan. Manajemen BRI menegaskan bahwa transaksi afiliasi yang telah mematuhi regulasi POJK Nomor 42/POJK.04/2020 ini sama sekali tidak menimbulkan dampak material yang negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan secara keseluruhan.
BRI justru semakin leluasa untuk memfokuskan sumber dayanya dalam memacu pertumbuhan bisnis inti di sektor perbankan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
Berita Terkait
-
Sebagian Himbara Tak Lagi Miliki Bisnis Manajer Investasi, Sahamnya Dipegang Danantara
-
Cara Bayar Uang Pangkal dan SPP Sekolah Lewat BRImo
-
Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler
-
Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Sunscreen yang Ada Kandungan Niacinamide Merek Apa? Ini 4 Pilihan untuk Cerahkan Wajah
-
DPR Ngaku Belum Pernah Dilibatkan Pemerintah Bahas Universitas Republik Indonesia
-
8 Prinsip Feng Shui Toko yang Ampuh Datangkan Cuan, Penataan Ini Dipercaya Membuka Rezeki
-
Berapa Gaji Dirut Kebun Binatang Surabaya Chairul Anwar? Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M
-
Prabowo Ingin Nanik S. Deyang Tetap di BGN, Istana Ungkap Alasannya
-
Harga Sepeda Standarnya Berapa? Ini Kisaran Sesuai Jenis dan Rekomendasi Toko Tepercaya
-
BRI Pastikan Penjualan Saham BRI MI Tak Ganggu Kinerja Operasional
-
WNI Bunuh WNI di Armenia, 6 Pelaku Ditangkap
-
Viral Anak Pejabat Gayo Lues Flexing, Asisten I Sekda Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
-
Pengusaha Tembakau Tolak Aturan Turunan PP 28/2024, Dinilai Ancam Industri dan Penerimaan Negara