- BRI dan Indogrosir meluncurkan kampanye nasional pendaftaran QRIS BRI bagi Member Merah Indogrosir pada 1 Agustus hingga 31 Desember 2026.
- Program ini menyasar para pengusaha warung tradisional untuk mempercepat adopsi pembayaran digital nirkontak yang aman dan terpercaya.
- Peserta yang mendaftar, mengaktifkan, dan mencapai akumulasi transaksi QRIS Rp50.000 berhak mendapatkan paket sembako senilai Rp50.000.
Suara.com - Lanskap bisnis ritel akar rumput (UMKM) tengah berada dalam fase transformasi digital yang masif. Warung kelontong dan toko sembako yang selama ini sangat bergantung pada perputaran uang kartal mulai menyadari pentingnya sistem pembayaran digital nirkontak (cashless).
Hal ini tidak hanya meminimalisasi peredaran uang palsu atau kerepotan mencari uang kembalian, tetapi juga menciptakan rekam jejak transaksi yang krusial bagi penilaian kredit perbankan ke depannya. Mempercepat adopsi teknologi ini di tingkat basis, BRI menggandeng pusat perkulakan Indomaret Group, yakni Indogrosir, dalam sebuah kampanye akuisisi berskala nasional.
Program bertajuk "Pendaftaran QRIS BRI bagi Member Merah Indogrosir" ini berjalan panjang sejak 1 Agustus hingga 31 Desember 2026. Sasaran utamanya adalah para pengusaha warung yang tergabung dalam keanggotaan Member Merah.
Pendekatan yang dilakukan BRI sangat membumi dan relevan dengan kebutuhan merchant: setiap anggota yang berhasil melakukan pendaftaran, aktivasi, dan menggunakan QRIS BRI untuk menerima pembayaran, akan diganjar dengan paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) senilai Rp50.000. Tersedia kuota melimpah bagi 1.500 pemenang di seluruh Indonesia.
Mekanisme partisipasinya disusun secara sistematis dan mudah diikuti oleh pelaku UMKM.
- Infrastruktur Dasar: Calon peserta wajib memiliki rekening BRI Tabungan dan aplikasi BRImo yang aktif.
- Pendaftaran Fisik: Pemilik usaha mendatangi Kantor Cabang BRI terdekat untuk mendaftarkan bisnisnya. Di sini, tim BRI akan mencatat Store ID QRIS dari Member Merah tersebut.
- Aktivasi Transaksi: Setelah barcode QRIS tercetak dan aktif, merchant hanya perlu mengumpulkan transaksi pembayaran dari pembeli dengan batas minimum sangat ringan, yakni akumulasi Rp50.000 saja.
Proses verifikasi dilakukan secara berkala. Pada setiap akhir bulan, sistem internal BRI akan menarik data rekonsiliasi transaksi. Member yang sukses memenuhi seluruh kriteria akan dihubungi langsung oleh petugas Kantor Cabang BRI untuk proses penyerahan paket sembako.
Inisiatif kolaboratif ini menegaskan komitmen BRI dalam menaikkelaskan UMKM Indonesia, mengubah warung tradisional menjadi entitas bisnis modern yang siap bersaing di era digital.