- MNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi mengalami koreksi lanjutan pada Senin, 9 November 2026.
- Indeks Harga Saham Gabungan sebelumnya ditutup menguat 0,40 persen ke level 5.050 pada perdagangan terakhir yang dicatat sekuritas.
- MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham AMRT, ASII, INCO, dan MBMA di tengah proyeksi pasar tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang mengalami koreksi pada perdagangan Senin (9/11/2026), meskipun pada perdagangan terakhir mampu ditutup menguat.
MNC Sekuritas mencatat IHSG menguat 0,40 persen ke level 5.050. Namun, secara mingguan indeks masih terkoreksi 0,13 persen, meski mulai terlihat kemunculan volume beli.
Dalam risetnya, MNC Sekuritas menyebut pergerakan IHSG mulai menutup celah harga atau gap yang sebelumnya menjadi perhatian.
"Investor perlu mencermati potensi koreksi lanjutan pada rentang 4.763 hingga 4.807," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya yang dikutip, Minggu (8/11/2026).
Di sisi lain, apabila IHSG mampu melanjutkan penguatan, area 5.078 hingga 5.098 menjadi level yang perlu dicermati sebagai target penguatan terdekat.
MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG berada di 4.847 dan 4.763. Sementara itu, level resistance berada di 5.143 dan 5.247.
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, MNC Sekuritas turut memberikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, yakni:
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.