SuaraCianjur.Id,- Jelang pertandingan Persib Bandung Vs PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada hari Sabut (13/8/2022) tuan rumah harus meraih poin kemenangan di Liga 1 2022/2023.
Mantan pemain Persib, Yudi Guntara berharap trio Timnas Indonesia yakni Marc Klok, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya dimainkan bersama saat menghadapi PSIS Semarang.
Pasukan Pangeran Biru ini mengusung misi wajib menang usai pada tiga laga sebelumnya meraih hasil minus. Persib Bandung mengalami dua kekalahan beruntun serta satu kali hasil seri.
"Komposisi ideal di tengah itukan belum pernah main bersama (Rachmat, Klok dan Kambuaya). Itu pengen saya," kata Yudi seperti dikutip Suara.com pada Sabtu (13/8/2022).
Selama memperkuat Persib Bandung, trio Timnas Indonesia itu memang belum pernah dimainkan bersama. Rachmat Irianto dalam tiga pertandingan terakhir selalu dimainkan di posisi bek tengah bersama Nick Kuipers.
Menurutnya, pelatih sementara Persib Bandung Budiman Yunus, harus mencoba mendorong Rachmat ke posisi gelandang bertahan untuk menjaga keseimbangan lini tengah. Sedangkan Marc Klok akan fokus mengontrol permainan.
"Posisi Rachmat (belakang) bisa disini Achmad Jufriyanto.
Sementata itu, Marc Klok selalu dimainkan bersama Robi Darwis di lini tengah. Namun Marc Klok dalam tiga pertandingan terakhirnya seperti kehilangan sentuhan dalam mengatur permainan di lini tengah Maung Bandung.
"Pengatur serangan yang selama ini Klok, selalu minta bola dari bawah bagi bola. Tapi akhir ini beda banget mainnya," sebut Yudi.
Baca Juga: Bupati Pemalang Diduga Terima Suap Rp6,1 Miliar dalam Kasus Jual Beli Jabatan
Kemudian Ricky Kambuaya baru bermain saat melawan Madura United sebagai pemain pengganti. Yudi berharap saat melawan PSIS Semarang sore ini ketiganya mampu menjadi trio yang mengontrol permainan hingga Persib meraih kemenangan perdananya di Liga 1 2022/2023.
Yudi meyakini motivasi para pemain Persib Bandung akan meningkat pada duel sore nanti meskipun baru ditinggal pelatih Robert Rene Albert.
"Motivasi bermain pasti akan tinggi, karena tidak mau kalah lagi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia