News / Metropolitan
Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB
Sejumlah pekerja Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan melakukan perbaikan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Jumat, (29/5/2026). ANTARA FOTO/Ahmad Naufal Oktavian/YU.
Baca 10 detik
  • Petugas menutup Jalan Raya Lenteng Agung sejak Senin, 1 Juni 2026, untuk melaksanakan perbaikan infrastruktur drainase secara permanen.
  • Kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok dialihkan melalui Jalan M. Kahfi selama proses pengerjaan jalan tersebut berlangsung.
  • Penggunaan material semen cepat kering dilakukan agar jalan dapat kembali difungsikan secara normal pada Selasa pagi esok.

Suara.com - Petugas melakukan penutupan ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penutupan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB, Senin (1/6/2026).

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Paulus Junjung, mengatakan akibat penutupan tersebut arus lalu lintas dari Jakarta menuju Depok harus dialihkan.

"Penutupan dilakukan mulai dari perlintasan kereta api di depan Universitas Pancasila. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan yang melaju dari arah Jakarta menuju Depok dialihkan melalui Jalan M. Kahfi," kata Paulus Junjung kepada awak media, Senin (1/6/2026).

Untuk menghindari kemacetan yang cukup panjang pada esok hari, Paulus mengatakan pihaknya akan mempercepat proses perbaikan agar ruas jalan tersebut dapat segera difungsikan kembali.

Usai dilakukan penutupan, petugas mulai mengangkat pelat baja yang sebelumnya dipasang sebagai penutup sementara sebelum dilakukan pengecoran permanen pada badan jalan. Sebanyak dua unit ekskavator dikerahkan untuk mengangkat pelat baja satu per satu.

"Plat baja ini harus kami angkat semua, habis itu kami lakukan pengurukan, pemadatan, pembesian, baru pengecoran," kata Paulus.

Menurut Paulus, hingga saat ini sekitar 15 unit box culvert telah dipasang di bawah badan jalan sebagai bagian dari perbaikan infrastruktur.

Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, petugas akan melakukan pengecoran menggunakan material semen cepat kering atau fast track.

"Pengecoran itu mungkin kami memakai fast track, itu delapan jam sudah kering. Jadi pagi besok masyarakat sudah dapat menggunakan jalan tersebut untuk jam kerja," ucap Paulus.

Baca Juga: Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas

Paulus menjelaskan bahwa jalan tersebut tidak akan langsung dilapisi aspal karena konstruksi beton dinilai sudah memadai untuk menahan lalu lintas kendaraan.

Dengan metode tersebut, ruas Jalan Raya Lenteng Agung diharapkan dapat kembali digunakan secara normal pada Selasa pagi sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

"Saat ini kami nggak ngaspal, kami cor sudah cukup baik," tandas Paulus.

Load More