SuaraCianjur.Id,- Meski Persib Bandung meraih poin kemenangan melawan PSIS Semarang, namun pelatih interim Persib Bandung, Budiman Yunus mengaku belum puas meski.
Menurut Budiman Yunus, Persib Bandung masih perlu evaluasi usai mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 dalam laga pekan keempat Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (13/8/2022).
Budiman Yunus mengatakan, para pemainnya terlalu leluasa saat situasi unggul setelah mencetak gol pertama. Maka dengan situasi tersebut Persib justru kerap kecolongan dan menerima gol dari lawan.
"Ini yang harus dibenahi. Untuk ke depannya ini akan jadi bahan program buat saya biar tidak terjadi situasi seperti itu lagi. Anak-anak itu kalau sudah menang itu kadang-kadang lupa," kata Budiman saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).
Budiman berharap ke depannya para pemainnya bisa kembali menjaga stabilitas permainan ketika situasi telah unggul. Namun ia pun mengakui jika laga menghadapi PSIS itu, para pemainnya memiliki beban.
"Tapi di babak kedua pemain bisa keluar dari tekanan itu dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya," kata dia.
Budiman juga menjelaskan strategi kunci yang bisa membawa Persib meraih tiga poin. Di antaranya yakni dengan memasukkan Dedi Kusnandar dan mengubah posisi Rachmat Irianto.
Pada babak kedua Persib memasukkan Dedi Kusnandar untuk menggantikan Kakang Rudianto yang menurutnya belum cukup efektif untuk menangani Marukawa yang bermain dengan baik di sektor sayap kiri.
Dedi Kusnandar kemudian bermain sebagai gelandang bertahan dan Rachmat Irianto dipasang di posisi bek kanan untuk mengantisipasi pergerakan Marukawa.
Baca Juga: Bus Angkut 28 Pelajar dan 2 Guru Terguling di Wonosari Malang
Selain Marukawa yang berhasil dihambat oleh Irianto, menurutnya Dedi Kusnandar pun bermain cukup baik di lini tengah. Sehingga strategi itu menurutnya berjalan sesuai dengan harapannya.
"Dia bisa menguasai lapangan tengah baik saat bertahan maupun menyerang, merebut dan melepas bola juga bagus," kata Budiman.
Dua gol David Da Silva menghantarkan Persib meraih kemenangan pertamanya pada musim ini. PSIS sempat membuat satu gol lewat kaki Marukawa setelah memperdaya Kakang Rudianto di menit ke-30.
Persib bertengger di peringkat ke-11 klasemen sementara kompetisi, sedangkan PSIS turun satu peringkat menjadi ke-9 setelah mengalami kekalahan atas Persib. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi