SuaraCianjur.id- Sidang kode etik terhadap Irjen Pol Ferdy Sambo dipimpin oleh Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri. Sidang etik itu dilaksanakan pada hari Kamis (25/8/2022).
Jenderal bintang tiga tersebut ditunjuk langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk memimpin jalannya persidangan terhadap tersangka pembunuhan Brigadir J.
Karir Komjen Ahmad Dofiri di kepolisian cukup mentereng, dan sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen, sebelumnya merupakan peraih Adhi Makayasa Akpol Polri pada tahun 1989.
Ahmad Dofiri pernah menjabat sejumlah jabatan strategis dan ditugaskan menjadi Kapolres Bandung dan Kapolrestabes Yogyakarta. Karirnya semakin melejit ketika dirinya dipercaya sebagai Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Beberapa tahun kemudian Ahmad Dofiri dimutasi menjadi Kapolda Banten, namun tak berlangsung lama dirinya kembali dirotasi menjadi Karosunluhkum Divkum Polri.
Pada tahun 2016, Ahmad Dofiri menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketika itu Ahmad Dofiri yang duduk sebagai Kapolda DIY, mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (irjen Pol), karena status Polda DIY naik tingkat menjadi tipe A.
Setelah itu Ahmad Dofiri kembali ditarik ke Mabes Polri untuk menjalankan tugas baru sebagai Aslog Kapolri. Setahun kemudian Ahmad Dofiri kembali dimutasi ke Tanah Priangan dan dipercaya untuk memgang tongkat komando Kapolda Jawa Barat di tahun 2020.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional