SuaraCianjur.id- Setelah Polri melaksanakan rekosntruksi pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, sebuah video animasi dirilis Bareskrim Polri.
Dalam video tersebut terkuak ucapan Ferdy Sambo kepada Brigadir J sebelum detik-detik eksekusi penembakan Brigadir J.
Dalam video animasi tersebut, bermula Pukul 17.09 Ferdy Sambo memasuki rumah dinasnya yang berada di Kompleks Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Saat itu Ferdy masuk sambil mengenakan sarung tangan hitam.
Kemudian pada 17.10 WIB, Bharada E diapnggiol oleh Ferdy yang sedang berada di lantai dua untuk turun. Ferdy menyuruh Kuwat Maruf memanggil Brigadir J untuk masuk ke dalam rumah dengan Bripka RR.
Kemudian dalam video tersebut menggambarkan Ferdy Sambo, Brigadir Josua, Bripka RR, Bharada E, dan Kuat Ma'ruf berkumpul dalam rumah dekat meja makan.
Sekitar pukul 17.12 WIB, Ferdy kepada Brigadir J.
"Kau tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya,” begitulah kira-kira isi percakapan yang terlihat dalam video animasi itu.
Pada pukul 17.12 WIB Ferdy berteriak kepada Bharada E, memerintahkan untuk menembak Brigadir J.
"Woy kamu tembak kau tembak cepat, cepat woy kau tembak," teriaknya.
Baca Juga: Ernie Zakri Pelantun Lagu Gundah yang Telah Ditonton 18 Juta Kali dan Sangat Menyentuh
Brigadir J sempat memohon agar tidak ditembak. Tepat pada pukul 17.12 WIB Bharada E menembak Brigadir J, tiga sampai empat kali hingga meninggal.
Tampak dalam video rekosntruksi animasi itu, peluru mengenai dada kiri, tangan kanan dua kali dan dagu Brigadir J. Seketika, tembakan itu membuat Brigadir J tersungkur dan bersimbah darah dekat anak tangga.
Sumber: Youtube Polri TV
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Ubud-nya Bogor! 5 Rekomendasi Homestay di Desa Wisata Malasari Nanggung untuk Healing Maksimal
-
Empat Hari Hilang, Wanita di Muara Enim Ditemukan Tewas Terbakar di Tepi Sungai
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Ngobrol Santai saat Idul Adha Berujung Berdarah, Pria di Palembang Ditusuk Tiba-tiba
-
Hasil Autopsi Wanita yang Dibuang di Sholeh Iskandar, Patah Tulang Ekor dan Pendarahan Otak
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada