SuaraCianjur,id- Dalam konferensi persnya, Komnas HAM membeberkan foto jasad Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yang tergeletak setelah peristiwa penembakan.
Kejadian penembakan tersebut terjadi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Foto jasad Brigadir J tersebut, ditampilkan dalam layar LCD. Dan tampak jasad Brigadir J yang terkapar di atas lantai, sementara bagian lainnya tampak diblur.
Menurut Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, foto tersebut merupakan kondisi jasad Brigadir J kurang dari sejam setelah peristiwa eksekusi penembakan terjadi
"Ini yang kami dapatkan foto yang kami bilang tadi foto tanggal 8 Juli 2022 ya, nggak sampai 1 jam setelah peristiwa penembakan," ujar Choirul yang dikutip melalui Suara.com
"Foto ini terjadi ini, foto ini diambil tanggal 8 bulan Juli Tahun 2022 kurang dari 1 jam," tambahnya.
Semetara itu Komnas HAM telah resmi mengakhiri tugas penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.
"Saya ingin menyampaikan kepada publik bahwa tugas Komnas HAM dalam hal pemantauan dan penyelidikan (kasus Brigadir J) kami akhiri," terang Taufan.
Kendati demikian, menurut Taufan Komnas HAM masih akan bertugas dalam pengawasan hingga persidangan nanti berjalan. Menurut Taufan hal ini sesuai dengan UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM.
Baca Juga: Video Viral Dora Versi Lokal Mau Jadi Pahlawan Malah Alami Nasib Sial, Netizen Dibuat Ketawa
Dalam kesempatan tersebut, Taufan juga memberikan apresiasi terhadap Polri yang telah menunjukkan kinerja secara baik dalam mengungkap kasus pembunuhan berencana ini. Termasuk dengan Komnas HAM sebagai mitra kerja, serta kepada publik.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Video Ferdy Sambo Tanya Para Ajudan Siapa yang Bersedia Menembak Brigadir J
-
Ada Obrolan Antara Ferdy dan Putri saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J? Ini Kata Komnas HAM
-
Terungkap! Ucapan Perintah Ferdy Sambo ke Bharada E: Cepat Woy Kau Tembak
-
Publik Masih Penasaran Apa Motif Dibalik Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD Bilang Begini
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk
-
SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya
-
Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi
-
Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization
-
Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Langkah Agresif Bank Sumsel Babel, Lelang Aset Digelar Serentak di Tiga Wilayah