/
Kamis, 01 September 2022 | 08:00 WIB
Irjen Ferdy Sambo dan istri Putri Chandrawathi. (Foto Istimewa/ Tangkapan Layar Polri TV)

SuaraCianjur.id- Dalam gelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang dilaksanakan Polri pada hari Selasa (30/8) kemarin, mempertemukan kembali tersangka utama Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

Tampak dalam satu adegan Ferdy Sambo duduk bersebelahan dengan Putri Candrawathi. Dalam momentum tersebut terlihat mereka sempat terlibat pembicaraan.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengungkapkan perbicangan antara Ferdy dan Putri, ketika mereka duduk bersama.

Menurut Beka, kalau Putri katanya menceritakan hal yang melakui martabatnya saat kejadian di Magelang.

"Ya ngobrol artinya Bu Putri cerita tentang kejadiannya apa yang di Magelang itu dianggap merendahkan harkat dan martabat," ucapa Beka kepada wartawan, Rabu (31/8) kemarin.  

Menurut Beka rencana penembakan terhadap Brigadir J terjadi pada hari itu setelah Putri menceritakan kepada suaminya, soal kejadian yang dialaminya.

"Kalau sudah lama, enggaklah (rencana pembunuhan disiapkan)," kata Beka.

Dalam proses rekonstruksi itu, kelima tersangka yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR, Bharada E, dan Kuwat Maruf turut dihadirkan menjalani proses reka adegan yang berlangsung selama 7,5 jam.

Bareskrim Mabes Polri menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Salatan dan rumah pribadinya di Saguling III. 

Baca Juga: Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Berlaku Tanggal 1 September 2022, Pertamax Turbo Jadi Berapa?

Load More