/
Minggu, 11 September 2022 | 16:51 WIB
Sejumlah suporter Arema FC menyalakan flare seusai tim yang mereka dukung mencetak gol ke gawang PSIS Semarang laga uji coba di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/6/2022). (Foto Ilustrasi / Suara.com/ (ANTARA FOTO/Aji Styawan/aww.))

SuaraCianjur.id- Akibat ulah oknum dari supporter yang menyalakan flare saat menghadapi Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, membuat Arema FC kembali harus membayar denda sebesar Rp50 juta.

Hal itu sangat disayangkan oleh Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. Dirinya mengatakan pihak manajemen sangat menyesalkan apa yang telah dilakukan oleh para oknum supporter dari Aremania.

"Ini sangat disayangkan. Karena ini adalah kesekian kali Arema FC mendapatkan denda akibat flare," terang Haris di Kabupaten Malang, Minggu (11/9/2022) menlansir dari Antara, dikutip dari Suara.com.

Haris menjelaskan, Arema FC juga pernah mendapatkan sanksi serupa pada sebelumnya ketika melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.

Dengan adanya perilaku oknum pendukung yang menyalakan flare di tengah laga tandang tersebut, memang di luar kendali Panpel Arema FC.

Maka dari itu dirinya berharap sanksi denda yang diberikan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI merupakan yang terakhir.

“Kami berharap ini adalah yang terakhir. Di pertandingan tandang, kita tidak bisa mengendalikan dari sisi sistem pengamanan. Namun sesuai dengan kesepakatan, Aremania bisa saja menerapkan hukum adatnya,” kata Haris.

Berdasarakan surat dari Komdis bernomor 046/L1/SK/KD-PSSl/IX/2022 yang diterima oleh manajemen Arema FC, terjadi penyalaan satu flare suporter Singo Edan di Tribun Barat.

Didukang dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran kode disiplin Komdis PSSI. Jika merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Arema dikenakan sanksi denda sebesar Rp50 juta.

Baca Juga: Bharada E Harus Bertemu Orang Tuanya Sebelum Sidang untuk Pulihkan Rasa Traumanya

Maka Pengulangan terhadap pelanggaran terkait akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat. Sehingga secara total, Arema FC dari awal musim hingga sekarang telah mendapatkan sanksi denda sebesar Rp320 juta dari beberapa pelanggaran yang dilakukan.

Sumber: Suara.com

Load More