SuaraCianjur.id- Bagi seorang wanita ygn tengah mengandung atau dalam kondisi hamil, kini tidak usah risau lagi dengan keguguran, karena ada rahasia tips kesehatan untuk menjaga kandungan tetap sehat dan kuat.
Hanya dengan tanaman herbal ini menurut dr.Zaidul Akbar akan bermanfaat baik untuk kandungan. Bisa meyehatkan dan jauh dari risiko keguguran.
Diungkapkan dr. Zaidul Akbar, ada solusi dari bahan herbal sebagai bahan dasar dari sebuah tanaman yang sangat baik untuk ibu hamil. Ramuan herbal ini bisa mencegah keguguran.
Masalah kesehatan khususnya bagi wanita yang sedang mengandung sangatlah penting, supaya kondisi janin kondisi janin tetap terjaga hingga tiba waktu persalinan.
Menurut dr. Zaidul Akbar ada caranya untuk itu, dengan suatu tanaman yang disarankan. Tanaman tersebut adalam tumbuhan rumput kebar, yakni tumbuhan herbal endemik yang hanya ada di Indonesia.
“Rumput kebar ini nama latinnya biopytum petersianum, merupakan tumbuhan rumput herbal endemic, yang hanya tumbuh di daerah pegunungan di Manokwari, Papua,” kata dr. Zaidul Akbar.
Melansir dalam akun Instagram @dr.zaidulakbar.resep menyebutkan jika tanaman ini memiliki khasita yang tinggi khususnya bagi kesehatan kandungan.
Dahsyatnya rumput kebar akan terasa harus diolah terlebih dahulu untuk menjadi sebuah ramuan herbal dengan cara menambahkan beberapa bahan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan, seperti rumput kebar sebanyak 15 tangkai, madu kurang lebih dua sdm, air putih tiga gelas.
Adapun cara untuk mengolahnya menrut dr.Zaidul Akbar bisa diikuit seperti berikut:
Pertama rumput kebar dicuci terlebih dahulu hingga bersih. Lalu kedua masukan rumput kebar ke dalam sebuah panci yang sebelumnya telah diisi tiga gelas air putih.
Setelah, rebuslah rumput kebar hingga mencapai titik mendidih. Setelah mendidih kemudian angkat dan tiriskan hingga suhunya menjadi hangat.
Langkah selanjutnya, menyaring agar air itu tidak tercampur dengan rumput kebar. Setelah itu tuangkan ke dalam gelas.
Setelah itu tambahkan dua sendok makan madu supaya ada rasa manis secara alami, bukan menggunakan gula.
“Perhatikan saat akan merebus rumput kebar ke dalam panci, usahakan untuk memilih panci yang non aluminium. Agar khasiat dari rumput kebar tidak hilang. Dan tidak terlalu terkontaminasi dengan panci saat direbus,” kata dr.Zaidul Akbar.
Untuk anjuran konsumsi rumput kebar ini kata dr. Zaidul Akbar, bisa dikonsumsi sebanyak tiga kali dalam sehari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Nasional Andal Sepanjang Idulfitri 1447 H
-
6 Minuman Alami Pengganti Kopi untuk Menjaga Fokus Pengemudi saat Mudik
-
Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 : Baterai 5000 mAh dan Kamera 200 MP, Terbesar di Seri Fold
-
Masih Lancar, Penumpang Pelabuhan Tanjung Buton Siak Capai 2.909 Orang
-
Tarif Tol Lampung untuk Semua Ruas, Cek sebelum Mudik Lebaran Idul Fitri
-
Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen
-
Katalog Jawaban Lebaran 2026: Biar Gak Kena Mental Pas Ditanya Kapan Nikah dan Gaji Berapa
-
Alasan Negara NATO Ogah Bantu AS Lawan Iran: Ini Bukan Perang Kami
-
5 Fakta Tragedi Tongtek di Pati, Pemuda 19 Tahun Dikeroyok Saat Cari Sahur
-
BRI Ramadan 1447 Hijriah Salurkan 279.541 Sembako, 5.500 Paket Sekolah, 8.500 Anak Yatim