/
Kamis, 15 September 2022 | 16:27 WIB
AHY bicara di acara Rapimnas Demokrat. (Suara.com/Ria) (Foto Istimewa / Suara.com)

SuaraCianjur.id- Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan sindiran terhadap kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) BBM.

AHY menyampaikan hal tersebut saat pidato Rapimnas Demokrat 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022). AHY membahas empat pilar pembangunan yang pernah dilakukan di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden Republik Indonesia saat itu.

Menurut AHY pilar pertama yaitu Proverbs, yakni pertumbuhan ekonomi yang terus ditingkatkan. Pilar kedua adalah Projobs, yakni lapangan kerja dibuka seluas-luasnya. Lalu ketiga adalah Propoor, yakni ketika itu kaum miskin diklaim banyak dibantu, dengan berbagai program salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Propoor kaum miskin dibantu itulah mengapa ada subsidi ada BLT bukan untuk menghambur-hamburkan uang," terang AHY.

Menurutnya saat sang ayah yakni SBY memimpin, program BLT banyak dihina dan diremehkan, karena program tersebut dianggap menghambur-hamburkan uang saja.

"Dulu di hina-hina BLT kita, 'apa itu BLT? Hanya untuk menghambur-hamburkan uang negara.' Dibilang, kita tak punya cara lain. Padahal, itulah cara yang bijaksana untuk membantu rakyat miskin. Betul?" terang AHY.

Lalu dirinya membandingkan dengan program BLT yang kini dijalankan oleh Presiden Jokowi.

Namun menurut AHY hal tersebut tak harus dipermasalahkan, karena justru kebijakan bagus harus tersu dilanjutkan.

"Sekarang BLT? Its oke, sesuatu yang bagus kalau dilanjutkan tidak apa-apa. Tidak usah malu-malu juga," sindir AHY.

Baca Juga: Pemerintah Rencanakan Hapus BBM Jenis Pertalite dan Pertamax? Kapan dan Apa Acuannya?

AHY melanjutkan tentang pilar keempat yang berkaitan dengan lingkungan. Menurutnya, Indonesia mempunyai potensi tapi dengan catatan lingkungannya tidak boleh dirusak.

"Karena kita ingin menjaga lingkungan kita Indonesia kaya, Indonesia besar punya potensi luar biasa tapi kalau rusak lingkungannya kasian anak cucu kita," terangnya.

Presiden Jokowi meninjau penyerahan bantuan sosial di Kantor Pos Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (15/9/2022). Presiden mengatakan kalau pemerintah telah menyalurkan BLT bahan bakar minyak (BBM), kepada para penerima manfaat yang ada di 461 kabupaten/kota di Tanah Air.

"Sampai hari ini pemerintah telah membagikan 8.179.000 (orang) dan sudah naik pada angka 461 kabupaten dan kota. Kalau kemarin 431 sekarang 461, lompatannya cepat sekali," kata Jokowi.

Sumber: Suara.com

Load More