SuaraCianjur.id- Ada empat hal yang harus dihindari kalau ingin menurunkan berat badan kata dr.Zaidul Akbar.
Empat hal ini bisa dilakukan bagi siapa saja yang sedang ingin berusaha untuk menurunkan berat badan supaya tujuan untuk mendapatkan tubuh yang ideal.
Berat badan yang berlebihan atau bisa dikatakan obesitas terjadi akibat pola makan yang tidak sehat dan berlebihan.
Tak hanya itu, gula pun bisa mejadibpemicu naikanya berat badan seseorang.
“Gula kalau tidak dipakai oleh tubuh kita, maka dia akan di transport menjadi lemak,” jelas dr. Zaidul Akbar.
Melansir dari kanal YouTube Bisikan.com, Selasa (20/9/2022), dr.Zaidul Akbar mengatakan jika orang yang menderita kencing manis atau diabetes tidak boleh makan gula pasir atau tidak boleh makan nasi putih.
Itu karena kandungan gula yang sangat tinggi, sehingga jika mengendap di dalam tubuh maka secara otomatis akan diubah menjadi lemak.
Menurut dr.Zaidul Akbar menyarankan, jika ingin hidup sehat maka hal yang pertama harus dihindari adalah gula.
“Maka itu sebabnya protokol kalau mau sehat sebenarnya hindari gula dulu deh, dalam segala bentuk gula dan lemak hindari,” kata dr.Zaidul Akbar.
Baca Juga: Dipanggil Timnas Indonesia Lawan Curacao, Tiga Pemain Persib Senang Bisa Kembali Bela Negara
Maka dari itu, empat hal ini harus dihindari oleh kalian jika ingin sungguh-sungguh menurunkan berat badan.
“Pertama, hindari nasi putih, yang kedua gula pasir, yang ketiga tepung, kecuali tepung yang biji gandum utuh kalau punya nabi namanya talbinah, yang keempat yaitu minyak goreng, karena minyak goreng zaman dulu dan zaman sekarang beda, dulu pakai minyak kelapa sekarang pakai minyak sawit, beda lemaknya,” jelas dr.Zaidul Akbar.
Dengan menghindari empath al yang disebutkan oleh dr.Zaidul Akbar, maka berat badan bisa dengan mudah turun dengan sendirinya.
“Empat hal ini dikerjakan itu gampang banget turun berat badan,” terang dr. Zaidul Akbar.
Sehingga dengan menghindari empat hal tersebut, tidak perlu lagi melakukan diet ketat bahkan tidak harus meminum obat-obatan yang bisa menurunkan berat badan.
Cukup hindari gula, tepung, nasi dan minyak sayur maka berat badan akan mudah turun.
Berita Terkait
-
Tips Kesehatan, Pakai 3 Jenis Obat Herbal Ini Kata dr.Zaidul Akbar Bisa Basmi Sakit Amandel Pada Anak-anak
-
Ada Resep Kopi Sehat dari dr.Zaidul Akbar Bisa Terhindar Diabetes dan Sehatkan Kulit Biar Awet Muda
-
Minuman Herbal Sehat Ala dr.Zaidul Akbar, Melancarkan Haid dan Baik Buat Ibu Hamil, Cara Bikinnya Mudah Kok!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Vinicius Jr Jadi Tumpuan, Brasil Waspadai Kejutan dan Taktik Skotlandia
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
JTBC Dilanda Krisis, Bantah Isu Variety Show Berhenti Syuting
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
Cuplikan Film Digger Rilis, Tom Cruise Suguhkan Penampilan Eksentrik!
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran