SuaraCianjur.id- Enam jenis bahan alami untuk tips kesehatan ala dr. Zaidul Akbar memiliki khasiat yang bisa menghilangkan kantung pada mata seseorang.
Perlu diketahui kantung mata adalah suatu kondisi yang terjadi terhadap mata, kondisi tersebut merupakan pembengkakan ringan di bawah mata.
Pada umumnya kondisi ini terjadi karena bertambahnya usia seseorang, seiring dengan bertambahnya usia, jaringan di sekitar mata, dan otot yang menopang kelopak mata akan melemah.
Selain itu, munculnya kantung mata juga bisa disebabkan karena menumpuknya cairan yang diakibatkan karena melemahnya jaringan di sekitar mata.
Kantung mata tidak memerlukan suatu perawatan yang spesifik. Menghilangkan kantung mata bisa hanya dilakukan di rumah dengan bahan-bahan alami dan merubah pola hidup yang sehat.
Dalam kanal Youtubenya, dr. Zaidul Akbar memberikan tips kesehatan menghilangkan kantung mata, hanya dengan enam jenis bahan-bahan alami.
Menurut dr. Zaidul Akbar menjelaskan kantung mata adalah sebuah tanda dari banyak hal, seperti kurang tidur, dan kelemahan pada organ seperti ginjal dan limpa.
“Kalo berbicara tentang kantung mata, maka yang harus dilakukan adalah optimalkan dalam tidur atau istirahat, dan sesekali pergi liburan,” jelas dr. Zaidul Akbar.
Lebih lanjut dr.Zaidul Akbar mengatakan, untuk menghilangkan kantung mata bisa dengan mengkonsumsi bahan herbal dari jenis tumbuhan yang bersifat mampu menguatkan fungsi ginjal dan liver.
Herbal-herbal atau tumbuhan-tumbuhan tersebut seperti, habbatussauda, madu, kurma, zaitun, akar alang-alang, dan jahe.
“Sejauh pengalaman saya, itu bisa menghilang dengan sendirinya,” kata dr. Zaidul Akbar.
Cara penggunaan herbal-herbal dan tumbuhan-tumbuhan tersebut bisa dengan dikonsumsi secara langsung atau direbus.
“Kantung mata itu tanda organ-organnya atau tubuhnya sedang stress. Hal tersebut bisa ditanggulangi dengan istirahat, olahraga, dan berjemur,” kata dr.Zaidul Akbar.
“Insya Allah hal-hal tersebut bisa sangat membantu menghilangkan kantung mata,” kata dia.
Kontributor: M. Syaoqi Anan
Berita Terkait
-
Kata dr.Zaidul Akbar Tanpa Sadar 3 Jenis Bahan Makanan Ini Kerap Dimakan saat Sarapan, Makanya Sering Mengantuk
-
Pernah Rasakan 2 Jenis Minuman Herbal Ini? Kalau Belum Kata dr.Zaidul Akbar Minum Sekarang Bisa Usir Sakit Maag
-
Tips Kesehatan Buat Ibu Hamil dari dr.Zaidul Akbar, Perhatikan Nutrisi dan Konsumi 3 Jenis Herbal Sehat Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan