/
Kamis, 22 September 2022 | 10:26 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman memberi keterangan soal bayi gizi buruk yang meninggal dunia (Foto Istimewa / Dok. Fauzi/Suara.com)

SuaraCianjur.id- Pemerintah Kabupaten Cianjur bersiap untuk mengimplementasikan

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 berisi percepatan pelaksanaan program penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle), sebagai kendaraan dinas operasional pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurut Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyatakan kalau Pmekab Cianjur telah menganggarkan dana untuk pembelian mobil listrik jenis hybrid secara bertahap.

Pihaknya telah menganggarkan dana untuk pembelian itu, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 7 tahun 2022 pada APBD 2023.

Menurutnya, saat ini sejumlah kepala dinas belum memiliki kendaraan operasional bahkan banyak yang sudah tidak layak. Maka dari Pemkab Cianjur akan melakukan pembelian kendaraan dinas jenis listrik di tahun depan.

"Karena sudah keluar Inpres, kami akan membeli kendaraan listrik. Untuk beberapa orang kepala dinas jenis hybrid karena letak geografis Cianjur yang luas dan belum memiliki pengisian mobil listrik (SPKLU)," tutur Herman Suherman, seperti mengutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).

Herman juga mengatakan, mereka menyatakan siap untuk menjalankan rencana pembelian mobi listrik di tahun depan karena anggaran perubahan di 2022 masih fokus untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah yang menjadi prioritas.

"Bertahap dulu, nanti untuk jumlah kami akan sesuaikan dengan pengajuan dari dinas terkait," tandasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Cianjur, Ahmad Danial, pihaknya sudah mencatat ada enam kepala dinas belum memiliki kendaraan dinas.

Baca Juga: Menpora Beri Sinyal Piala Dunia U-20 Tahun 2023 Bisa Disaksikan Penonton di Stadion

Maka dari itu, pihaknya mengalokasikan anggaran belanja mobil listrik sesuai perintah Bupati Cianjur.

"Kemungkinan tiga unit dulu mobil listrik yang akan dibeli dan tiga lagi masih mobil dengan BBM karena harganya mahal, kalau anggaran memungkinkan tahun depan bisa jadi ditambah," kata Danial.

Sumber: Suara.com

Load More