/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Potret Rizky Billar saat Jadi Host D Academy (Foto Ilustrasi / Tangkapan Layar YouTube - D'Academy Indosiar)

SuaraCianjur.id- Melalui kuasa hukum Rizky Billar bernama Adek Erfil Manurung berencana meminta perlindungan hukum kepada pejabat petinggi negara.

Tak tangung-tanggung dia meminta perlindungan kepada Presiden dan Kapolri. Menurutnya laporan yang dibuat Lesti Kejora, bikin Rizky Billar jadi bahan hujatan.

"Kita minta perlindungan hukum kepada Kapolri dan Presiden, agar Polisi bisa netral dalam menangani kasus ini," terang Adek Erfil, seperti mengtip dari kanal YouTube Intens Investigasi, dilihar Selasa (11/10/2022).

Pihak kuasa Rizky Billar menilai visum yang dibuat Lesti Kejora kurang terbukti. Adek membenarkan memang terjadi keributan antara Lesti dan Billar. Namun untuk tindakan membanting terhadap biduan asal Cianjur harus dibuktikan terelbih dahulu.

"Keributan itu ada cuman kan pihak penyidik sebut sudah ada visum, visum itu harus kita buktikan. Dibanting-banting itu dibuktikan dulu karena apa. Akibat sumber itu klien (Rizky Billar) saya jadi bulan-bulanan netizen,"kata dia.

Adek menyebut, berdasarkan cerita dari Rizky Billar soal soal tindakan membanting terhadap Lesti Kejora bukan seperti yang dibayangkan. Lesti Kejora terbanting ketika dirinya menarik kalung suaminya.

Menurut kuasa hukumnya tersebut, Rizky Billar mengaku tak sengaja membanting istrinya, karena berusaha untuk menepis tangan dari Lesti Kejora.

"Yasudahlah kita tenangkan diri, kamu di situ saya di toilet, tapi dia (Lesti) masih ngomel-ngomel terus, kan malu ada ibu mertuanya. Akhirnya dia (Billar) kata, 'saya talak satu kamu',” jelas Adek menceritakan keterangan dari Billar.

“Nah sejak itu dia (Lesti) nyerang Rizky. Dia tarik-tarik kalung putus, Rizky nepis gini, diperagakan ke saya itu jatuh," lanjutnya menceritakan kronologi versi Rizky Billar.

Baca Juga: Penampilan Liverpool Tak Bergairah Pemain Ini Akui Kepercayaan Diri Tim Berada di Titik Bawah

Jika dari hal tersebut dijadikan visum, menurutnya itu tidak adil. Sehingga Adek menyarankan kepada pihak kepolisian untuk mempertemukan keduanya terelbih dahulu, agar mendapatkan keterangan dari kedua belah pihak.

"Itulah yang dijadikan visum, bener nggak itu kan nggak adil. Makanya kita bilang ke pihak kepolisian dikonfrontir dulu jangan terlalu cepat melakukan penyidikan. Kan masih penyelidikan, tapi ya sudahlah itukan wewenang kepolisian," jelas Adek.

Adek mengatakan kalau Rizky Billar berharap masih bisa berdamai dengan Lesti Kejora atas kasus dugaan KDRT ini.

"Permintaan Rizky agar diselesaikan secara damai sama Lesti, jadi kita sebagai pengacara menemui Lesti, sementara Lesti ada di Makkah sedang umroh,” jelas Adek.

Dirinya pun mengaku sempa heran, kenapa laporan kasus dugaan KDRT masih dilanjutkan, sementara dirinya mengklaim kalau Rizky Billar dan Lesti Kejora sudah kembali mesra.

"Harusnya Lesti cabut saja laporannya, selesai damai. Inikan masalah lidik aduan cukup dia mencabut laporan sudah. Bicaralah sama awak media minta maaf atas kejadian ini, dua-duanya selesaikan," terang Adek.

Load More