SuaraCianjur.id- Kasus dugaan KDRT terhadap Lesti Kejora oleh suaminya, Rizky Billar masih bergulir, usai beberapa fakta baru terungkap.
Termasuk dari rekaman CCTV yang berada di kediaman Lesti dan Billar yang memperlihatkan suasan dari kondisi rumah sebelum biduan dangdut tersebut pergi dari rumahnya.
Menurut pakar telematika, Abimanyu, mengatakan kalau video rekaman CCTV yang terdapat di rumah pasangan artis itu dinilai sudah direkayasa.
“Menurut saya, yang ditampilkan ini yang sekarang viral itu adalah informasi CCTV yang ada rekayasa," terang Abimanyu, seperti mengutip dari Youtube Insert Today, dilihat hari Senin (10/10/2022).
Menurut Abimanyu, dirinya menemukan dugaan rekayasa dalam CCTV itu setelah melihat jika video itu seperti terlalu di zoom, hingga memotong waktu dan tanggal yang berjalan dalam rekaman tersebut.
"Kayak dibikin lebih zoom agak lebih dekat sehingga kemudian informasi date time itu jadi hilang," terang dirinya.
Selain itu, Abimanyu juga melihat seolah ada kejanggalan dari rekaman CCTV itu. Dirinya menyebut ada adegan yang sengaja dihilangkan dalam rekaman tersebut.
"Ada seorang wanita yang lagi menggendong anaknya kemudian akhirnya kayak semacam memanggil pembantunya. Karena kelihatan ada wanita lain keluar, bisa pembantu bisa saudara, siapapun. Menampung anak tersebut kemudian dia kembali turun dan kemudian wanita ini masuk ke dalam ruangan, selesai," kata Abimanyu menjelaskan.
Dirinya juga turut menyoroti soal menit yang tidak ditampilkan dalam rekaman CCTV itu.
Baca Juga: Menang Lomba Nyanyi di Italia, Eky Kini Tengah Ikuti Kompetisi The Voice di Rumania
"Di rekaman skenario berikutnya adalah tahu-tahu di gerbang, di halaman lagi berjalan, dengan jeda kalau tidak salah sekitar 43 menit," terangnya lagi.
Adanya potongan dalam rekaman CCTV tersebut, menurut Abimanyu beranggapan ada sesuatu yang sengaja ditutupi.
"Kalo dia setelah menyerahkan anaknya kemudian kembali dalam, untuk bisa ke halaman itu berarti harus keluar lagi melewati tangga lagi, kenapa tidak ada rekaman tersebut?," kata dia.
Dirinya juga turut mempertanyakan, apa yang terjadi dalam rekaman CCTV yang berada di kediaman Lesti Kejora dan Rizky Billar tersebut.
"Adanya potongan disini, saya jadi mempertanyakan what was happen yang tidak mau dikasih lihat dari pengunggah video ini di Youtube? pasti ada tujuannya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara