SuaraCianjur.id- Membangun hubungan suami istri dimulai dari ranjang. Suami dan istri sama-sama subjek yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya.
Apabila salah satu diantara keduanya merasa tidak terpuaskan, maka sangat rentan terjadi perselingkuhan dibelakang pasangan.
Hubungan intim suami istri yang romantis dan saling memberikan kepuasan harus dimulai dari rasa saling menghargai.
Ketika suami atau istri Anda sedang terlelap tidur karena lelah seharian bekerja, maka janganlah Anda paksa untuk melakukan hubungan suami istri.
Meskipun dia adalah pasangan Anda tapi dia bukanlah budak yang bisa Anda paksa hanya untuk memuaskan hasrat Anda sendiri.
Ingatlah bahwa hubungan suami istri bukan hanya sebatas untuk memuaskan birahi pribadi, akan tetapi juga kepuasan untuk pasangan Anda.
Menutip dari Lontara Assikalabineng (Kamasutra versi Suku Bugis) pada Rabu (12/10/22) mengatakan jika suami adalah pengatur irama dan pemegang kendali ketika hubungan intim.
Oleh karenanya pribahasa Bugis mengatakan apabila suami tidak mampu memuaskan hasrat istrinya dia adalah suami yang dungu.
Apalagi jika Anda baru saja bermain lima menit sudah keluar. Waktu lima menit adalah waktu yang belum cukup untuk merangsang hasrat istri Anda.
Baca Juga: Warganet Dukung Pernyataan Mamah Dedeh Dibanding Inul Daratista soal KDRT Lesti Kejora
Oleh karenanya Assikalabineng mengajarkan teknik foreplay dengan cara berikut ini.
"Lakukanlah tidur bersama dalam satu sarung dan melakukannya terlebih dahulu, istri akan merasa dirinya dimuliakan. Kemudian lanjutkan tidur dalam satu sarung. Itu berarti kamu melakukan perbuatan yang membangkitkan gairahnya".
Selanjutnya ada tahap yang harus dilakukan. "Peganglah pusarnya. Jengkalkan tanganmu, ibu jarimu dipusarnya dan kelingkingmu di farjinya. Bila tampak bagimu nafsunya telah bangkit maka berilah penciuman dua belas. Pertama-tama, ciumlah ubun-ubunnya..."
Hingga kemudian terjadilah orgasme. "Jika dia mencapai orgasme, janganlah melepasnya sebab dia sedang mencapai puncak kenikmatan.
Assikalabineng pun menjelaskan cara merangsang pada titik peka di tubuh istri. Cara yang dimaksud antara lain memegang perut, mencium ubun-ubun, mencium pipi, mencium pangkal leher, dan mencium farji.
Ada 12 titik rangsangan pada tubuh si perempuan yakni ubun-ubun (buwung), telinga (docciling), perantara kening (lawa enning), mata (mata), pipi (pili), hidung (inge'), dagu (sadang), pangkal leher (edda'), tengkuk (cekkong), telapak tangan (pale' lima), buah dada (pangolo), dan pusar (posi).
Berita Terkait
-
Mengikat Pasangan saat Berhubungan Seks Baik atau Tidak? Salah atau Benar? Ini Penjelasan dr.Boyke
-
Kata dr.Boyke Perselingkuhan Akibat Kesalahan Dua-duanya, Faktornya Karena Ini
-
Terpedo Pria yang Menjadi Idaman Wanita Cukup Penuhi 3 Syarat Ini, Sudah Jadi Laki!
-
Tiga Posisi Nikmat Bikin Wanita Berteriak, Coba Jurus Cinderella Menunggangi Kuda Kata dr.Boyke
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kabar Terbaru Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Pengadilan Buka Suara soal Isu Cerai
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya
-
Membaca Rumah Pohon Kesemek: Menemukan Bahagia di Tengah Kehilangan
-
Khofifah Paparkan Creative Financing dalam Sarasehan Nasional MPR RI soal Obligasi Daerah