SuaraCianjur.id – Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap 7 ciri-ciri orang yang bermental kuat, tidak terjebak masa lalu salah satunya.
Orang yang bermental kuat akan lebih santai menjalani kehidupan, dan mampu menerjang segala rintangan yang dialami.
Dilansir dari Instagram @mencintaihalal7 pada Sabtu (15/10/2022) berikut ciri-ciri orang bermental kuat:
1. Punya Kecerdasan Emosi yang Tinggi
Kecerdasan emsional (EQ) adalah landasan kekuatan mental. Kamu tidak bisa kuat secara mental tanpa kemampuan untuk sepenuhnya memahami dan mentolelir emosi negatif yang kuat, dan mengambil tindakan tegas jika kamu ingin berhasil melewatinya dengan sukses.
EQ adalah keterampilan fleksibel yang dapat kamu latih dengan pemahaman dan usaha. Tidak mengherankan jika 90% orang suskes di dunia ini memiliki EQ tinggi.
2. Punya Kepercayaan Diri yang Tinggi
Orang-orang bermental kuat percaya bahwa mental memiliki efek yang kuat pada kemampuan seseorang untuk sukses.
Sebuah studi dari University of Melbourne menunjukan bahwa orang yang percaya diri terus mendapatkan upah yang lebih tinggi dan dipromosikan lebih cepat daripada rekannya yang lain.
Baca Juga: Ayah Lesti Kejora Terima Permintaan Maaf Rizky Billar, Ekspresi Wajahnya Jadi Sorotan
Kepercayaan diri sejati berbanding terbalik dengan kepercayaan diri palsu, yang sering dimunculkan oleh seseorang untuk menutupi kekhawatiran dalam dirinya.
Mereka tidak membiarkan orang lain mengendalikan hidup mereka, dan tidak juga berusaha mengendalikan orang lain.
3. Berani Bilang Tidak
Penelitian yang dilakuka UC Berkeley menunjukkan bahwa semakin sulit menolak untuk mengerjakan sesuatu padahal kamu tahu pasti tidak punya cukup waktu atau kemampuan, maka semakin besar kemungkinan untuk stress, kelelahan, bahkan depresi.
Mereka mengatakan ‘tidak’ dengan percaya diri karena mereka tahu bahwa dengan mengatakan tidak pada komitmen baru, sama saja dengan menghormati yang sudah ada saat ini.
4. Tidak Merasa Perlu untuk Menyenangkan Semua Orang
Denga berani mengatakan ‘tidak’, orang-orang yang kuat secara mental menyadari bahwa mereka tidak perlu menyenangkan setiap orang sepanjang waktu.
Mereka berusaha untuk bersikap baik dan adil, tapi bisa menangani orang lain yang kesal jika mereka tidak membuat orang-orang tersebut bahagia.
5. Tidak Cepat Marah untuk Hal yang Tidak Bisa Dikontrol
Orang yang bermental kuat hanya fokus pada apa saja yang bisa mereka kontrol dalam kehidupan mereka. Mereka menyadari bahwa kadang-kadang, satu-satunya hal yang dapat mereka kontrol adalah sikap mereka dalam situasi-situasi tertentu.
6. Tidak Takut Ambil Resiko
Tidak mengambil resiko yang gegabah atau bodoh, tapi tidak keberatan dengan resiko yang sudah dipertimbangkan masak-masak.
Orang-orang yang bermental kuat menghabiskan waktu untuk menimbang resiko dan manfaatnya sebelum mengambil keputusan besar, dan mereka sepenuhnya mengetahui potensi kerugian sebelum mereka bertindak.
7. Tidak Terjebak di Masa Lalu
Tidak membuang wkatu untuk bernostalgia di masa lalu dan berharap segala sesuatunya bisa berbeda.
Mereka mengakui masa lalu mereka dan dapat mengatakan apa yang telah mereka pelajari dengannya.
Namun, mereka tidak terus menerus menghidupkan kembali kenangan buruk atau berkhayal tentang hari-hari kejayaan.
Sebaliknya, mereka hidup untuk saat ini dan merencanakan masa depan.
Sumber: Instagram @mencintaihalal7
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional