SuaraCianjur.id- Setiap orang pasti ingin merasa bahagia, namun kebahagian yang kekal adalah akan didaptkan dalam kehidupan yang kekal nanti pada saat di surga’.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram. Perasaan yang sangat ingin dirasakan oleh semua makhluk terutama manusia.
Habib Husein Ja’far Al-Hadar atau yang akrab dipanggil Habib Ja’far memberikan penjelasan mengenai filosofi bahagia.
Melansir dalam channel YouTube “Jeda Nulis”, video ini telah ditonton sebanyak 102 ribu kali, per hari Selasa (6/9/2022).
Menurut Habib Ja’far kebahagiaan adalah tujuan hidup setiap orang. Dalam Islam, para filsuf mengurai tujuan yang paling penting dalam hidup manusia adalah untuk mendapatkan kebahagiaan.
Dalam Surat Al-Qur’an yakni An-Nahl ayat 97 berbunyi:
“Barang siapa mengerjakan kebajikan baik, laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,” (Q.S. An-Nahl: 16/97).
Menurut Ibnu Abbas kehidupan yang baik adalah kehidupan yang penuh dengan kebahagian.
Bahagia itu berbeda dengan gembira. Gembira itu lebih bersifat temporal atau sesaat dan fluktuatif atau ada penurunan setiap waktu. Gembira bisa jadi karena bukan hanya dari hal yang positif. Hal negatif pun bagi beberapa orang akan mendatangkan kegembiraan.
Baca Juga: Berkas Perkara Ayah Tiri Rizky Febian Masuk ke Meja Kejaksaan
Sedangkan bila bahagia itu tidak fluktuatif, cenderung lebih stabil. Kebahagian itu adanya dalam diri kita, bukan dari luar. Maka kebahagian itu bukan dicari dari luar untuk kita, tapi digali dari dalam diri kita.
Apa yang dimiliki orang lain tidak bisa menjadi standar, bagaimana seseorang bahagia. Hal itu justru bisa menjadi sumber kesengsaraan terhadap seorang individu.
Sebagai seorang Muslim, bahagia itu adalah merasa ridho atau menerima segala ketentuan yang diberikan. Karena kita yakin, kita sudah berusaha maksimal dan hasilnya yang diberi Allah swt adalah yang terbaik untuk kita.
Kontributor: Hisyam Irsyaad
Berita Terkait
-
Habib Jafar Beri Pandangan Soal Fenomena Ramainya Seorang Pesulap dengan Orang Pintar
-
Buya Yahya Bilang Boleh Kok Nikah di Bulan Safar, Asalkan...
-
Ernie Zakri Pelantun Lagu Gundah yang Telah Ditonton 18 Juta Kali dan Sangat Menyentuh
-
Artis Banyak Jadi Ustadz Dadakan, Ustadz Abdul Somad: Saya Bukan Jadi-jadian
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan atas Crystal Palace, Modal Positif Jelang Final Liga Champions
-
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel
-
Gagal Menang di Laga Pamungkas, AC Milan dan Juventus Dipastikan Absen di Liga Champions
-
Manchester United Tutup Musim dengan Hajar Brighton 3-0, Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist
-
Como Cetak Sejarah Lolos Liga Champions, Kubur Asa Emil Audero dan Cremonese Bertahan di Serie A
-
Bursa Transfer Manchester United: Setan Merah Incar Neco Williams, Daya Dobrak Lini Belakang
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien