SuaraCianjur.id- Buku hitam yang kerap ditenteng oleh Ferdy Sambo membuat penasaran publik. Banyak yang mempertanykan apa isi dari buku hitam yang selalu dalam genggaman Sambo.
Ferdy Sambo adalah terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Pengacara Ferdy Sambo, bernama Rasamala Aritonang, menjelaskan soal isi buku hitam dari Ferdy Sambo tersebut. Buku itu adalah catatan pribadi Sambo. Buku tersebut menyimpan perjalanan aktivitas sejak menjabat sebagai Kasubdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sampai Kepala Divisi Propam Polri.
Ferdy Sambo sangat rajin mencatat setiap aktivitas semenjak dirinya menjadi anggota Polri.
“Saya beberapa kali ketemu beliau buku hitam itu selalu dibawa. Pak Sambo punya pengalaman cukup panjang. Beliau pernah menjadi Kasubdit 3 Dittipidum Bareskrim, Dirtipidum Bareskrim sampai Kadiv Propam,” terang Rasamala, seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (21/10/2022).
Rasamala bilang kalau dirinya tidak melihat secara spesifik apa isi dari buku hitam Sambo.
Tapi menurutnya jika ada informasi penting dalam buku tersebut, lalu berguna untuk memperbaiki keadaan di dalam tubuh Polri, mungkin bisa membantu.
“Saya pikir beliau terlepas dari persoalan pidana yang dihadapi. Beliau ada kecintaan terhadap institusinya di kepolisian. Saya pikir itu disampaikan beberapa kali oleh beliau,” ungkap Rasmala.
Rasmala juga mengatakan kalau Ferdy Sambo sejak awal menyampaikan akan kooperatif dalam kasus ini.
Baca Juga: Tangisan Putri Candrawathi Dinilai Pakar Ekspresi Seperti Ada Manipulatif: Itu Air Mata atau Tidak
Fery Sambo menurut Rasmala sepakat, kalau situasi yang terjadi saat ini adalah momentum untuk Polri melakukan perbaikan. Termasuk reformasi Polri juga criminal justice system.
“Kalau ada kebutuhan bahwa beliau harus menyampaikan informasi, catatan apapun yang dianggap penting untuk melakukan perbaikan tersebut. Selagi beliau bisa memberikannya dan ada akses untuk itu, maka dirinya bersedia untuk melakukannya,” kata Rasmala.
Arman Hanis sebelumnya juga mengatakan soal buku hitam yang kerap dibawa oleh Ferdy Sambo.
Buku tersebut menjadi misteri karena belum diketahui apa isinya. Pada mulanya buku tersebut disangka sebuah Alkitab. Ternyata Sambo juga turut membawa buku hitam itu ketika sidang komisi kode etik Polri (KKEP).
Hingga persidangan di pengadilan pun, buku tersebut senantias menemani Ferdy Sambo.
“Jadi buku hitam itu catatan harian, tadi saya tanyakan karena banyak yang tanya, apa sih isinya,”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Perempuan Metropolitan: Menyusuri Rasa dalam Laki-Laki Beraroma Rempah
-
Persija Didesak Bangun Stadion Sendiri Buntut Sulit Jamu Persib di GBK
-
5 Rekomendasi Drakor Militer-Komedi, Terbaru The Legend of Kitchen Soldier
-
Toyota Veloz Hybrid vs Suzuki Ertiga: Irit BBM vs Servis Murah, Mana yang Relate buat Keluarga?
-
Didukung Andra Ramadhan, Zendhy Kusuma Kian Bersinar di Panggung Musik Indonesia
-
Diancam dan Dibekap, Pelajar di Tanah Datar Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman Kandung
-
Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Naik pada Sesi I, 359 Saham Menghijau
-
Butterflies: A Little Love Story, Kala Suka dan Luka Bersua di Satu Semesta