/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:00 WIB
Zoya Amirin pakar seksolog, jelaskan tentang hubungan suami istri (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.id - Kebahagiaan adalah perasaan yang muncul ketika merasa senang dan penuh dengan rasa syukur. Kebahagiaan bisa membuat tentram hati lahir dan batin.

Terutama ketika memiliki pasangan yang dapat menghibur dan memberikan kebahagiaan.

Tapi ternyata dalam sebuah hubungan, tidak melulu berbicara mengenai kebahagiaan. Pasang surut dan naik turun dalam hubungan, menjadi sebuah perjalanan yang harus dinikmati bersama.

Kebahagiaan pasangan juga ternyata bukan sebuah tanggung jawab seseroang. Karena kata pakar Seksolog Zoya Amirin melalui kanal Youtubenya menjelaskan, kalau kebahagiaan pasangan bukanlah sebuah tanggung jawab.

“Di dalam suatu hubungan harusnya kita tidak bertanggung jawab untuk membuat pasangan kita bahagia,” terang Zoya Amirin

Kenapa demikian? Sebagai individu yang sudah dewasa, maka harus dapat menemukan dan bertanggung jawab dengan kebahagiaannya sendiri.

“Mencari pasangan itu untuk mencapai kebahagiaan bersama - sama, bukan untuk menghibur, atau dimanjai” tambah Zoya Amirin

Zoya Amirin menjelaskan untuk tidak memiliki tujuan bahagia dalam sebuah hubungan. Karena realitanya, kebahagiaan tidak menuntut seseorang dan juga tidak bisa dipaksakan oleh orang lain, termasuk pasangan.

 “Saya yakin orang yang nyaman dengan dirinya sendiri adalah orang yang bisa menikmati kebahagiaan” kata Zoya Amirin

Baca Juga: Buntut Imbauan Stop Sementara Penjualan Obat Sirup Dinkes Cianjur Lakukan Pantauan

Banyaknya persepsi dan tuntutan di tengah masyarakat, tentu bisa membuat perasaan menjadi tertekan. Namun ada yang harus diingat, kalau sebuah kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang tidak merusak orang lain.

 “Tentukanlah kebahagiaan dihidup kamu sendiridan be happy person, dan janganlah kita menyalahkan pasangan kita karena ketidakbahagiaan kita,” terang Zoya Amirin.

 Kontributor: Zafirah Nurtsanyah

Load More