SuaraCianjur.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur akan melakukan kunjungan ke apotek dan fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Cianjur. Hal ini dilakukan terkait dengan imbauan larangan menjual obat sirup kepada masyarakat.
Kegiatan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait penghentian penjualan obat sirup.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Dr. Yusman Faisal mengatakan jika ia beserta pihaknya akan segera melakukan kegiatan kunjungan tersebut dalam waktu dekat.
“Tujuan kunjungan tersebut untuk menghimbau dan memberikan surat edaran dari Kementerian Kesehatan, takutnya kan ada fasilitas kesehatan yang belum mengetahui hal tersebut,” teran Yusman.
“Selain itu, kita akan menghimbau juga para tenaga medis agar tidak lagi memberikan resep yang berkaitan dengan obat cair,” sambungnya.
Pelarangan obat sirup tersebut mencakup seluruh aspek, baik itu vitamin, obat batuk, dan demam, dan sejenisnya.
“Pokoknya mau itu vitamin atau sejenisnya, jika itu obat sirup tetap dilarang diperjual belikan kepada pasien dan masyarakat.”
Yusman juga menjelakan jika akan ada tindak teguran dan sanksi bagi apotek dan fasilitas kesehatan di Cianjur yang masih menjual obat sirup untuk masyarakat.
“Kalau di lapangan ternyata masih ada yang jual obat sirup, kita akan langsung kasih teguran di tempat,” pungkasnya.
Baca Juga: Tiga Tahun Mengingat Noven Pelajar di Bogor Tewas Ditusuk Kasusnya Tak Terungkap
Upaya yang Dinkes Kabupaten Cianjur lakukan bertujuan agar pihak penyedia fasilitas kesehatan di Cianjur dapat tertib mematuhi peraturan yang tertera pada surat edaran Kemenkes.
Berita Terkait
-
Menyamar Jadi Pegawai PLN Aksi Pria di Cianjur Kepergok Hingga Kena Bogem Mentah dari Warga
-
Apotek Diimbau Stop Sementara Jual Obat Sirup, Coba Resep Herbal dr.Zaidul Akbar Atasi Ginjal Akut Pakai Jenis Akar Ini
-
Buntut Kasus Ginjal Akut Bertambah, Kemenkes Terbitkan Imbauan Apotek Stop Sementara Jual Obat Sirup
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian