/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:55 WIB
Paka seksolog Zoya Amirin bahas soal bahaya candu video porno (Foto istimewa / Dok.Pribadi Instagram)

SuaraCianjur.id - Kecanduan pornografi adalah perilaku yang sangat tidak baik. Tentu saja itu bisa bikin hilangnya Hasrat terhadap pasangan, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa melakukan tindakan asusila di tempat umum.

Ternyata tingkat adiksi terhadap video porno jenjangnya. Tingkatan jenjang adiksi tersebut adalah tingkatan, ketika orang sudah kecanduan hingga menyebabkan tingkah lakunya masing-masing.

Ada yang masih bisa diobati secara cepat tapi, ada juga jenjang yang berbahaya luntuk diri sendiri maupun orang lain.

 Menurut pakar Seksolog, Zoya Amirin menjelaskan tingkatan jenjang adiksi pornografi dalam akun Youtubenya.

“Ada empat jenjang tahapan adiksi pornografi,” terang Zoya Amirin, Jumat (21/10/2022).

Dijelaskan oleh Ziya Amirin soal empat jenjang tahapan orang yang sudah kecanduan dengan video porno menurut Zoya Amirin.

1. Tahap Adiksi

Ketika Seseorang menyukai materi pornografi lalu ketagihan dan berusaha ungin selalu mendapatkan materi tersebut.

“Dia tidak bisa kerja lagi kalau belum nonton porno dan dia tidak bisa berhubungan seks sebelum nonton porno,” terang Zoya Amirin.

Baca Juga: Ayu Dewi Jawab Tegas Tak Ada Kata Maaf Ngobrolin Masalah Ini: Aku Sih Mendingan Bye!

Kalau sudah memiliki rasa seperti itu, maka orang tersebut sudah termasuk ke dalam tahap Adiksi.

2. Tahap Eskalasi

Setelah sekian lama mengkonsumsi pornografi, remaja yang ketagihan akan mengalami peningkatan kebutuhan terhadap materi seks yang lebih berat, lebih eksplisit, lebih sensasional, dan lebih menyimpang dari yang sebelumnya.

“Tahap ini dimana para pecandu merasa tidak bisa lagi menonton porno yang biasa - biasa saja,” jelas Zoya Amirin.

3. Tahap Desensitisasi

Tahap ini adalah dimana seseorang sampai akhirnya merasa bahwa materi seks yang tadinya tabu, tidak bermoral, dan merendahkan martabat, secara perlahan dianggap menjadi sesuatu hal yang biasa. Bahkan dianggap tidak lagi sensitif.

Load More