Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam inisiasi Board of Peace bentukan Donald Trump kini menuai beragam analisis dari para pengamat politik.
Pengamat Syahganda Nainggolan menilai langkah tersebut bukan merupakan pelemahan sikap, melainkan sebuah strategi taktis untuk membela kepentingan Palestina dari dalam sistem global.
Syahganda menegaskan bahwa secara historis, keluarga Prabowo memiliki rekam jejak kuat mendukung Palestina, merujuk pada keterlibatan Sumitro Djojohadikusumo dalam gerakan internasional sejak masa perjuangan.
Kebijakan ini berkembang mulai dari keterlibatan dalam organisasi internasional pimpinan Trump, hingga pengambilan peluang melalui realisme politik yang serupa dengan langkah Turki serta Yordania
Syahganda menekankan bahwa dari kebijakan luar negeri yang kontroversial ini, Presiden Prabowo menunjukkan keberanian dalam menjelaskan langsung posisi strategis pemerintah kepada publik dan ormas Islam.
Gaya komunikasi yang transparan ini dinilai sebagai pembeda signifikan dari kepemimpinan sebelumnya, di mana Presiden Prabowo lebih memilih melakukan dialog terbuka terkait keputusan strategis yang diambil negara 4/2/2026.
Creative/Video Editor: Azky/Leo
Berita Terkait
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Mensesneg Bantah Isu Reshuffle, Pengamat Soroti Potensi Penyingkiran Loyalis Jokowi
-
Perundingan Tarif RI-AS Rampung, Airlangga Sebut Dokumen Tunggu Tanda Tangan Prabowo
-
Penggunaan Whip Pink Makin Menggila, Legislator PKS Soroti Ketegasan BNN
-
Taklimat Presiden Prabowo: Eks BUMN Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan Agung
-
Eyang Meri Titipkan Pesan Terakhir pada Kapolri, Tekankan Peran Polisi sebagai Pelindung Warga
-
Ungkapan Duka Ahok atas Berpulangnya Eyang Meri: Wariskan Semangat Berani Tegakkan Kebenaran
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion