SuaraCianjur.id – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau kerap dipanggil Ambu Aneu telah melayangkan gugatan cerai kepada mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Kasus gugatan cerai tersebut hingga kini masih terus berjalan. Dikabarkan Dedi Mulyadi tidak menghadiri sidang pertama dan kedua di Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu (19/10/2022).
Menurut informasi yang beredar, Ambu Aneu sebenarnya sempat ingin mengajukan gugatan cerai kepada sang suami semenjak enam tahun yang lalu.
Informasi tersebut telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Rahmat Setiadi, kakak kandung dari Ambu Aneu.
Keinginan untuk lakukan gugatan cerai enam tahun lalu itu terpaksa harus diurungkan. Berkat penguatan dari keluarga, Aneu pun mengikuti keinginan dari keluarga.
Orang yang paling berperan dalam menyelamatkan keutuhan rumah tangga Ambu Aneu dan Dedi Mulyadi adalah ayahnya sendiri.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rahmat yang mengatakan supaya Aneu untuk bersama dalam menghadapi persoalan rumah tangganya bersama Dedi Mulyadi.
"Udah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar jadi ini puncaknya," kata Rahmat.
Rahmat juga mengatakan jika gugatan cerai yang telah Aneu layangkan ke Pengadilan Agama merupakan keputusan yang final.
Baca Juga: Dihadapan Ayah Ayu Dewi, Regi Datau Tolak Pegang Tangan
"Keputusan Ambu untuk gugatan ini sudah final, sudah seratus persen lah. Jadi nggak ada keraguan sama sekali," lanjutnya.
Aneu juga dikabarkan telah melakukan musyawarah bersama keluarga besar dan anak-anaknya terkait keputusan yang hendak Ia ambil tersebut.
"Karena memang musyawarah yang kita lakukan di tingkat keluarga, anaknya sendiri merestui. Keluarga merestui dan mendukung penuh segala keputusan yang diambil Anne," pungkas Rahmat.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keputusan dari kasus gugatan cerai yang dilayangkan Aneu kepada Dedi Mulyadi.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian