/
Minggu, 23 Oktober 2022 | 19:22 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo memberikan keterangan soal kasus penusukan remaja gadis di Polres Cimahi. (Foto dok. Polda Jabar)

SuaraCianjur.id- Perkembangan kasus penusukan terhadap seorang remaja gadis di Kota Cimahi, dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Kombes Ibrahim Tompo mengungkap sola motif dalam penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap gadis remaja, ketika pulang dari pengajian. Menurutnya, ada dugaan kalau pelaku melakukan perencanaan pembunuhan, dan bermaksud untuk melakukan pencurian dengan kekerasan.

"Dalam kasus penusukan di Cimahi modus kejadiannya, diduga keras melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, dan atau pembunuhan disertai dengan delik pencurian dengan kekerasan, yang akhirnya mengakibatkan meninggalnya korban," ungkap Kombes Ibrahim Tompo, di Mapolres Cimahi kepada media, Minggu (23/10/2022), dalam keterangan yang diterima cianjur.suara.com dari Polda Jabar

Seperti yang diketahui, pada hari Rabu (19/10) kemarin warga CImahi digegerkan dengan seorang pria tak dikenal, secara tiba-toba menyerang dan menusuk remaja gadis.

Kemudian saat ini, Polda Jabar sudah mengantongi identitas pelaku yang melakukan penusukan tersebut. Adapun nama dari pelaku adalah Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical.

"Tersangka sudah teridentifikasi berdasarkan kesesuaian dari beberapa data dan informasi, serta alat-alat bukti yang dijadikan petunjuk dalam penegembangan informasi. Sehingga disimpulkan kalau tersangka inilah sebagai pelakunya," kata Ibrahim.

Kronologi Kejadian

Adapun soal kronologi kejadian itu, bermula ketika korban berangkat untuk pengajian di Pesantren At-Taqwa. Sekitar pukul 18.45 WIB korban berjalan kembali, dan berpisah dengan temannya.

Pada saat itu pelaku melihat kalau korban berjala, kemudian didekati oleh pelaku.

Baca Juga: Ini yang Bikin Netizen Curiga saat Regi Datau Tolak Pegangan Tangan Sama Ayu Dewi: Aneh...

"Korban kemudian dilihat oleh tersangka dan akhirnya ditemui oleh tersangka dan turun untuk meminta sesuatu barang seperti HP. Tapi karena HP tidak ada maka ditusuk langsung sama pelaku," jelas Ibrahim.

Kemudian setelah melakukan aksinya penusukan, pelaku langsung melarikan diri, sementara korban langsung berteriak memohon pertolongan keada ibunya. Akhirnya ia ditolong oleh dua orang, lalu dibawa ke rumah sakit dan menghubungi keluarganya.

"Adapun barang bukti yang kita sita, ini berupa satu unit kendaraan roda dua, yakni Honda Beat dengan STNK dan kunci kontak. Satu pasang sandal jepit, pakaian korban yang terdapat lubang yang diduga bekas tusukan benda tajam, rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku berputar-putar di kompleks tersebut sebelum kejadian," kata Ibrahim.

Ibrahim menambahkan tak hanya itu, barang bukti lainnya adalah berupa hasil visum dari pihak rumah sakit.  

Kemudian dari hasil pengembangan itu, Polisi menetukan siapa pelakunya. Hingga akhirnya mengarah kepada seorang tersangka, hingga didapatkan sebuah nama Rizaldi sebagai tersangkanya.

"Kasus ini memang sementara sedang kita lakukan pengembangan untuk mencari tersangkanya dan sampai hari ini, kita sedang membuat DPO untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat, supaya secepatnya tersangkanya bisa kita amankan,” ungkap Kabdi Humas Polda Jabar itu. (*)

Load More