SuaraCianjur.id- Netizen mendadak heboh karena sebuah postingan dari seorang Jenderal Polisi di follow oleh Deddy Corbuzier.
Deddy mengikuti akun Instagram pribadi Irjen Pol Krishna Murti. Sontak saja hal ini mendapatkan sorotan dari publik, karena postingan dari Jenderal bintang dua itu cukup menarik publik.
Seperti yang diketahui, kalau Irjen Pol Krishna Murti adalah seorang perwira tinggi Polri. Yang sangat aktif di dunia maya. Terpantau kalau Irjen Pol Krishna Murti memiliki 800 ribu lebih pengikut dalam akun Instagram pribadinya.
Banyak postingan yang diunggah oleh Irjen Pol Krishna Murti yang mengundang berbagai komentar dari netizen.
Sementara itu, Irjen Pol Krishna Murti juga turut membagikan hasil tangkapan layar di medsos, dengan memperlihatkan akun Instagram dari Deddy Corbuzier mem-follow dirinya.
Irjen Pol Krishna Murti mengatakan kalau dirinya sama sekali tidak mau menerima banetuk komentar mengenai dunia politik sampai olahraga. Dan Jendral Polri itu hanyamembalas pesan tertentu saja.
"Saya tidak terima DM dari akun tertutup. Tidak menerima komen tentang bola dan politik. Dan hidup saya tidak untuk bermain medsos saja. Saya tidak banyak waktu untuk membalas komen dan DM," begitu kalimat yang diposting oleh Irjen Pol Krishna Murti dalam akun Instagramnya @krishnamurti_bd91, seperti dilihat Senin (24/10/2022).
Bahkan dirinya bertanya apakah harus mengikuti kembali akun dari Deddy itu atau tidak.
"Btw, Folback jangan nih..??," begitu lanjut dari Irjen Pol Krishna Murti.
Baca Juga: Turut Berduka Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi Seorang
Netizen pun melihat hal itu langsung berbondong-bondong turut mengomentari dalam postingan itu.
Banyak yang menduga kalau Deddy Corbuzier hanya ingin mengundang Jenderal Polri itu untuk menjadi bintang tamu di Podcastnya. Namun ada saja netizen yang menyarankan supaya tidak masuk ke dalam Podcast Deddy.
“Itu mau pansos beliau Jenderal,” kata akun yang terkenal dengan sebutan Pak Bhabin.
“Jangan difollback Jenderal, soalnya saya juga anak buah Jenderal ga di follback sama om Dedy,” kata akun lainnya @djp***.
"Jangan pak setiap undang pasti annti bermasalah dengan hukum…jangan …jangan ….jabgan ragu2,”kata akun lainnya @marin***.
Namun ada juga netizen yang mendukung dan mendorong agar dirinya turut hadir dalam Podcast tersebut dan menyarankan untuk mengikuti balik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus