SuaraCianjur.id – Mengutip dari YouTube VINDES yang diunggah pada Senin (17/10/2022) lalu, Dokter Boyke berbagi cerita alasan dirinya menekuni spesialis seksolog di Indonesia.
Pada acara bincang-bincang yang dipandu oleh Vincent dan Desta itu, Dokter Boyke mengungkapkan dirinya menekuni spesialis tersebut berdasarkan pengalaman saat masih menjadi dokter kandungan di Puskesmas daerah.
Seperti apa pengalaman sang dokter sebelum terjun menjadi spesialis seksolog di Indonesia? Mari kita simak hasil wawancaranya pada video berjudul “18+ DR. BOYKE: SEX EDUCATION! PENTING INI! JANGAN MAIN-MAIN! SIMAK YUK!”
Desta : Sebelum kita ngobrolin seks, kita ngobrolin masa kecil Dokter Boyke dulu. Jadi pas kecil itu emang udah pengen jadi seksolog atau gimana dok?
Dokter Boyke : Jadi pertama kali saya kepikiran mau jadik seksologi itu ketika saya jadi dokter di Puskesmas daerah sebagai dokter kandungan. Jadi dokter di Puskesmas itu.
Vincent : Masih umum?
Dokter Boyke : Iya masih umum. Saat itu saya jadi dokter kedua menggantikan dokter utama. Pertama saya mengenal problema masalah seks itu, adalah ketika dateng pasien SMP kelas dua.
Vincent : Kelas dua SMP?
Dokter Boyke : Iya penikahan dini, makanya saya paling anti pernikahan dini. Nah dia bilang istrinya udah dua tahun belum hamil-hamil, padahal katanya kalo berhubungan tuh sampai istrinya kesakitan.
Baca Juga: Dokter Boyke Berikan Tips Sederhana Namun Paten, Dijamin Berikan Kenikmatan Buat Pasangan
Desta : Aduh kasian.
Dokter Boyke : Saya tanya sakit apanya? Dia bilang sakit di udelnya
Desta : Eh dimasukkin ke udel dok?
Dokter Boyke : Yes! Jadi saya sampai periksa tuh udelnya, karena dia gak tahu organ reproduksi jadi masukkinnya kesitu, karena masih smp dan masih kecil anaknya.
Desta : Ya ampun.
Dokter Boyke : Dari situ saya mulai sadar pendidikan seks tuh penting banget teryata.
Desta : Tapi kan gak udel juga sih dok
Dokter Boyke : Iya itu tuh sampai udelnya merah. Jadi abis itu saya ajarin masuknya bukan di udel
Desta : Jadi dokter yang nyontohin?
Dokter Boyke : Iya maksudnya contohin anatominya. Saya jelasin jadi dibawah udel tuh ada yang namanya ini, saya kasih gambar kamu masukkin nya disini, oh disitu ya kata mereka.
Vincent : Oke, Oke.
Dokter Boyke : Akhirnya 3 bulan kemudian dia udah hamil.
Vincent : Dok maaf, tapi pelajaran reproduksi itu di smp kelas 1 udah ada tuh.
Dokter Boyke : Gak ada, di daerah-daerah itu belum ada.
Vincent : Di buku biologi itu ada, di halaman berapa gitu.
Desta : gak ada ngaco, kalo biologi kodok ada.
Dokter Boyke : Dari situ saya mulai ajarin guru-guru di daerah situ soal pentingnya pendidikan, jadi saya bikin tempat lurah jadi SMA Panca Putra namanya. Saya kasih buku-buku buat mereka belajar, karena di sana sekolah jenjang yang lebih tinggi itu jaraknya jauh.
Desta : Luar biasa ya dok.
Dokter Boyke : Pada waktu itu juga saya lihat anak-anak cantik di daerah itu udah habis karna dikawinin. Karena kurangnya pendidikan, saat umur 15 tahun mereka mikirnya kalo belum nikah itu malu-maluin dan dicap gak laku. Kadang ada yang dihamilin duluan sama anak bandel di sana.
Desta : Ya ampun.
Dokter Boyke : Lalu alasan kedua, waktu saya pindah tugas ke daerah Masamba sebagai dokter kandungan. Ada kasus perselingkuhan seorang pejabat, akirnya istri sama anak sahnya marah dan masukkin cabai ke kemaluan si selingkuhan suaminya.
Desta : Sampai segitunya dok?
Dokter Boyke : Iya, jadi disitu saya belajar juga soal keharmonisan rumah tangga itu penting.
Vincent : Bener juga.
Dokter Boyke : Jadi artinya apa? Yaitu masalah seks, masalah perselingkuhan itu banyak banget di Indonesia. Dari situ saya berpikir setelah ambil spesialis dokter kandungan, saya harus ambil seksolog.
Desta : Oh gitu
Dokter Boyke : Tapi kan gak gampang karena di sini gak ada, jadi saya harus ambil di luar negeri.
Desta : Pendidikannya dimana aja itu dok?
Dokter Boyke : Kalo untuk pendidikan seks laki-laki itu di Milan.
Desta : Jadi beda-beda tempat dok?
Dokter Boyke : Iya, jadi untuk sex education di Hongkong dan Jepang, lalu untuk KB di Singapura, juga HIV/AIDS di Australia, kemudian tentang merital seksnyadi Paris, banyak tempat pokoknya.
Desta : Dimana-mana ya ternyata.
Dokter Boyke : Dulu pas orang tau saya ambil seksolog , banyak yang gak setuju karena bagi mereka itu hal tabu. Bahkan saya kalau mau seminar harus punya surat keterangan polisi, belum lagi selanjutnya ada UU pornografi sehingga makin sulit.
Desta : Padahal ini pendidikan ya dok, bukan porn*.
Dokter Boyke : Betul sekali, pendidikan seks itu penting.
Dari hasil wawancara tersebut, akhirnya diketahui jika alasan utama Dokter Boyke terjun menjadi spesialis seksolog, karena berdasarkan pengalamannya yang merasakan pendidikan seks dan pendidikan pasca pernikahan di Indonesia masih buruk dan menjadi hal tabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
Diserang dan Dituduh Punya Tabung Whipe Pink, Awkarin Bela Diri: Itu Punya Mantan Gue!
-
Prilly Latuconsina Klarifikasi Open to Work LinkedIn Usai Dikritik Netizen
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
PTBA Dorong UMKM Belitang Naik Kelas Lewat Penguatan Pengelolaan Keuangan
-
Gaikindo Optimistis Target Penjualan 850 Ribu Unit Tercapai di 2026