SuaraCianjur.id- Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum dari keluarga Brigadir J memberikan dugaan lain ketika dirinya menjadi saksi salak persidangan untuk terdakwa Bharada E.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negari (PN) Jakarta Selatan itu beragendakan pemeriksaan saksi dari pihak keluarga Brigadir J dan kuasa hukumnya.
Dalam kesaksiannya, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan jika dirinya sudah mencurigai sejak awal jika kasus pembunuhan Brigadir J merupakan pembunuhan berencana.
Kecurigaan bermula ketika dirinya mendapatkan berita online yang mengabarkan adanya kasus pidana pembunuhan yang disebabkan tembak menembak.
"Ketika saya agak lelah bekerja dan saya membuka internet terlintas ada berita tentang tindak pidana pembunuhan yaitu tembak menembak," jelas Kamaruddin Simanjuntak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022), seperti dilihat dari Youtube Polri TV.
Setelah membaca berita online tersebut, Kamaruddin menduga jika kasus pembunuhan ini disebabkan karena seorang perempuan yang kemudian dugaan itu Ia tulis di status Facebooknya.
"Maka, saya menulis dalam status Facebook saya pakai kata seperti ini 'Polisi menembak Polisi di rumah pejabat utama Polisi. Mudah mudahan bukan urusan wanitanya Polisi'. Maka tidak lama berselang kurang lebih dua sampai 10 menit ada saksi yang berkomentar, bernama Sanggah Century. Dia komentar itu Bori mu," kata Kamaruddin di depan Hakim.
Dugaan pembunuhan berencana pun Ia tuliskan dalam status tersebut dan merekomendasikan untuk dilakukan visum ulang.
"Kalau begitu turut berduka cita sampaikan dalam duka cita kepada keluarganya. Saya punya firasat ini pembunuhan berencana. Maka lakukan ekshumasi, maka lakukan visum ulang. Sampai saat itu saya belum menjadi penasihat hukum," lanjut Kamaruddin.
Baca Juga: Eks Jubir KPK Bilang Penembak Brigadir J akan Diuji Dalam Persidangan
Dalam sidang, Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan jika dirinya telah menerima informasi dari intelejen yang membenarkan dugaan jika Ferdy Sambo memiliki perempuan lain.
Kamaruddin pun menjelaskan jika Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sering kali bertengkar karena masalah yang disebabkan oleh 'perempuan lain'
"Pertengkaran itu sebabnya karena wanita, informasi bahwa si Bapak ada wanitanya," ungkap Kamaruddin.
Bahkan Kamaruddin Simanjuntak mengatakan jika Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sudah lama tidak tinggal satu rumah.
"Informasi yang kami dapat mereka ini sudah pisah rumah, Ibu PC tinggal di rumah Saguling, bapak itu tinggal di Jalan Bangka," terang Kamaruddin.
Mendengar pernyataan tersebut, Hakim sempat mempertanyakan kebenaran informasinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!