SuaraCianjur.id- Taqi Malik dan ayahnya dilaporkan ke pihak berwajib oleh seorang pengusaha supplier Saffron bernama Aji Barkah.
Aji masih menunggu soal pertanggungjawaban dari Taqy Malikdan ayahnya bernama Mansyardin Malik terkait dengan uang suplai dari produknya.
Menurut Aji Barkah, dirinya telah mengalami kerugian hingga Rp 900 juta. Adapun ricniannya itu terdiri dari Rp 700 juta uang di tangan Taqy Malik dan sisinya sebasar Rp 200 juta yang ada di tangan ayahnya.
Dirinya menilai apa yang dilakukan oleh Taqi Malik dan ayahnya itu ada dugaan soal kasus tipu gelap.
"Ini bukan masalah utang, ini jual beli. Masuknya unsur tipu gelap ada dugaan pidana tipu gelap," kata kuasa hukum Aji Barkah, Agustinus Nahak, melansir dari tayangan Rasis yang diunggah Senin (31/10) kemarin, dikutip dari Suara.com.
Aji Barkah pun disebut sudah melaporkan Mansyardin Malik ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Menurut Agustinus kalau pidana selesai maka Aji akan melakukan guagatan secara perdata. Hal ini disebabkan karena Taqy Malik dan ayahnya telah membawa 'kabur' hak orang lain.
"Hak orang harus juga dibayar. Supaya ada eksekusi, apa hartanya, atau apa kembalikan ke yang bersangkutan," kata Agustinus.
Pihaknya sedang memproses laporan yang ditujukan kepada Taqy Malik beserta ayahnya itu.
Memang Taqy Malik sempat membayar produknya dalam beberapa waktu sebelum akhirnya tersendat.
Sementara ayahnya masih belum membayar sepeserpun dari produk yang disuplai. (*)
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123