/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:23 WIB
Reza Paten dan Taqy Malik ketika melelang sepeda Brompton (Foto: Dok. pribadi)

SuaraCianjur.id- Dugaan penipuan robot trading Net89 menyeret beberapa nama publik figur termasuk satu diantaranya nama Taqy Malik.

Mendengar kabar kalau namanya terseret dalam laporan yang sudah dibuat ke Polisi, langsung membuat dirinya angkat bicara, untuk melakukan klarifikasi.

Melalui unggahan dari akun Instagramnya Story milik Taqy Malik. Dirinya berusaha mencba untuk meluruskan kabar yang beredar.

Kata dia apa yang sesuai dengan yang dinarasikan dalam kabar yang beredar tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Bahkan Taqy mengaku kalau dirinya tak pernah tahu soal robot trading Net89.

"Melihat banyak sekali berita yang beredar di media saya rasa perlu meluruskan berita yang tidak sesuai dengan fakta yang ada. Seakan-akan saya yang bermain trading. Padahal saya tidak tahu menahu apa itu Net 89, dan terkait industri Trading lainnya," begitu tulis Taqy Malik, seperti dikutip dari akun Instagramnya @taqy_malik, Kamis (27/10/2022).

Kemudian Taqy Malik turut mebeberkan soal uang yang baru diterimanya dalam jumlah mencapai ratusan juta. Uang tersebut didapat dari hasil lelang untuk membuat lahan dan pembangunan Masjid.

Sepedan Brompton yang dilelang oleh Taqy Malik terjual Rp700 juta.

"Mengenai uang yang saya terima itu adalah murni uang lelang sepeda Brompton saya yang dimenangkan oleh Mas Reza Paten, untuk pembebasan lahan dan pembangunan Masjid," kata Taqy Malik.

Klarifikasi dari Taqy Malik soal dugaan terlibat dalam Robot Trading Net89. (sumber: Foto : Tangkapan Layar Instagram Taqy Malik)

Bahkan menurutnya lelang sepeda hingga ratusan juta itu dilakukan secara terbuka di akun Instagram. Sehingga publik pun bisa meliihat.

Baca Juga: Kasus Robot Trading, Atta Halilintar dan Taqy Malik Diminta Kembalikan Duit Rp 2,9 Miliar

Menurut Taqy yang namanya lelang siapa yang menawarkan harga paling tinggi, akan menjadi pemenangnya.

"Saat lelang sepeda itu di posting di Instagram dan terbuka siapa aja boleh ngebid dan akan dipilih pemenang yang ngebid paling tinggi," kata Taqy Malik.

Menurut Taqy tidak pantas rasanya untuk menanyakan asal muasal atau halal tidaknya uang dari Reza Paten, yang keluar sebagai pemenang lelang

"Saat itu banyak yang ngebid dan yang bid tertinggi dimenangkan Mas Reza Paten. Mana mungkin ketika nerima uang itu, saya bertanya 'uangnya dari mana?' 'Halal atau tidak?'," terang TaqyMalik dalam klarifikasinya.

Seperti diketahui para korban yang diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan atas robot trading Net89, membuat laporan ke Polisi kyang diwakili oleh tim Advokasi MZA & Partner, Zainul Arifin.

Dalam laporan tersebut terdapat lima nama publik figur yang dilaporkan ke Mabes Polri pada hari Rabu (26/10). Diduga lima orang publik figure itu terlibat dalam kasus ini secara langsung atau tidak.

Lima orang publik figur itu diantaranya Atta Halilintar, Taqy Malik, Kevin Aprilio, Adri Prakarsa, dan Mario Teguh. Laporan ersebut kini masih dalam proses di kepolisian.

Load More