SuaraCianjur.id- Sebanyak 12 orang saksi dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabrat akan dihadirkan dalam ruangan sidang.
Para saksi akan memberikan keterangan terhadap para terdakwa Bharada E, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf. Agenda sidang mereka disatukan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membawa 12 saksi ini kedalam sidang untuk mendnegarkan keterangan dari mereka terhadap tiga terdakwa tersebut.
Menurut Kuasa hukum Eliezer, Ronny Talapessy, saksi-saksi tersebut meliputi sopir ambulans yang mengangkut jenazah Yosua, bahkan hingga pegawai bank BNI.
"Ada 12 saksi," ucao Ronny kepada wartawan, Minggu (6/11/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Adapun para saksi itu yakni Rojiah alias Jiah sebagai PRT Ferdy Sambo, Sartini sebagai PRT Ferdy Sambo, Anita Amalia Dwi Agustin sebagai Customer Service Layanan Luar Negeri Bank BNI KC Cibinong, Bimantara Jayadiputro dari pegawai provider PT Telekomunikasi Seluler bagian officer security and Tech Compliance Support, Viktor Kamang sebagai Legal Counsel pada provider PT. XL AXIATA.
Termasuk saksi lainnya ada Tjong Djiu Fung alias Afung sebagai seorang pengusaha CCTV, Raditya Adhiyasa sebagai pekerja lepas di Biro Paminal Divisi Propam Polri, Ahmad Syahrul Ramadhan sebagai sopir ambulans, Ishbah Azka Tilawah dan Nevi Afrilia sebagai petugas swab di Smart Co Lab, Novianto Rifai staf pribadi Ferdy Sambo, dan Sadam sebagai sopir Ferdy Sambo.
Sementara itu terkait dengan keputusan Majelis Hakim persidangan yang menggabungkan agenda sidang antara Bharada E, dengan Bripka Ricky Rizal dan Kuar Maruf sempat mendapatkan tanggapan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, lebih baik sidang Bharada E yang saat ini berstatus sebagai Justice Collaborator (JC) bisa dipisah dengan kedua terdakwa lainnya.
Baca Juga: Pemeran Video Mesum Wanita Kebaya Merah dan Pasangannya Diciduk!
"Memang sebaiknya dipisah, tetapi kita kan tidak bisa mencampuri urusan persidangan. Jadi jadi kita serahkan kepada Majelis Hakim, mungkin ada agenda tersendiri ada rencana tersendiri dari majelis hakim untuk mendapatkan atau menguji dari keterangan-keterangan saksi,” kata Edwin seeprti dikutip dari tayangan Kompas TV di Youtube, Minggu (6/11).
Menurut Edwin dengan disatukannya persidangan antara Bharada E dengan Bripka RR dan Kuat Maruf untuk mencari tahu atau mengorek kebenaran yang bisa dipercaya.
“Dengan adanya Bharada Eliezer, Ricky dan Kuat Maruf dalam satu pemeriksaan untuk dapat menguji di antara mereka itu mana yang layak dipercaya," jelasnya. (*)
Sumber:Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya
-
Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan
-
Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional
-
Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan
-
Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya
-
Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman
-
5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source