Ketika Ferdy Sambo menjadi Kadiv Propam Brigadir J diminta untuk menjadi ajudannya. Setelah menjadi ajudannya, Brigadir J kembali diperintah untuk mengawal Putri Candrawathi.
"Setelah dia ikut jadi ajudan, diberikan untuk mengawali istrinya. Tentunya dia terbaik makanya dikasih untuk mengawal istrinya, tidak mungkin Ferdy Sambo ingin menjerumuskan istrinya,” kata dia.
Tak hanya itu, Kamaruddin juga turut membeberkan ketika Brigadir J dipilih menjadi anggota Satgas Merah Putih. Itu artinya Brigadir J adalah anggota yang baik.
“Dipilih lagi menjadi anggota Satgas Merah Putih, artinya dia terbaik, makanya dia sampai kepada Satgas Merah Putih. Lalu mereka bunuh secara terencana," ungkap Kamaruddin.
Justru sebuah keanehan bagi Kamaruddin terhadap asisten dari Ferdy Sambo. Menurutnya sangat aneh jika ada seorang asisten yang setiap minggunya pergi ke tempat hiburan malam.
"Mengherankan kalau asisten rumah tangga, sampai memonitor sampai ke kelab. Pertanyaannya ada nggak asisten rumah tangga, setiap hari pergi ke kelab atau setiap minggu. Itu kan jadi pertanyaan berarti ada yang ngajar-ngajarin dia untuk ngomong begitu," ungkap Kamaruddin. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Polisi, Kenapa Susi ART Ferdy Sambo Berulang Kali Bilang 'Siap' di Persidangan?
-
Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan
-
Keterangan Ini Dibantah Kuat Maruf Terkait Kesaksian PRT Ferdy Sambo saat Brigadir J Ingin Lihat Putri Candrawathi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional